Asas-Asas Hukum Pidana Islam

Asas-asas hukum pidana Islam adalah asas-asas hukum Islam yang mendasari pelaksanaan hukum Islam dalam konteks jinayah atau pidana. Asas-asas hukum pidana Islam tersebut di antaranya asas legalitas, asas larangan memindahkan kesalahan kepada orang lain, dan asas praduga tak bersalah.

Asas legalitas dalam hukum pidana Islam

Asas legalitas adalah asas yang menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran dan tidak ada hukuman sebelum ada undang-undang yang mengaturnya. Dalam hukum pidana Islam, asas legalitas juga berlaku. Selama tidak ada hukum yang mengatur, maka suatu perbuatan tidak akan dikenakan sanksi pidana.

Asas larangan memindahkan kesalahan kepada orang lain

Asas larangan memindahkan kesalahan kepada orang lain adalah setiap perbuatan manusia mendapatkan imbalan yang setimpal. Perbuatan baik akan mendapatkan imbalan setimpal, sedangkan perbuatan jahat dan buruk juga mendapatkan perbuatan yang setimpal.

Asas praduga tak bersalah dalam hukum pidana Islam

Asas praduga tak bersalah dalam hukum pidana Islam adalah asas yang mendasari bahwa seseorang yang dituduh melakukan suatu kejahatan harus dianggap tidak bersalah sebelum hakim menyatakan dengan tegas kesalahan itu dengna bukti-bukti yang sangat memadahi.

Asas praduga tak bersalah dalam hukum pidana Islam diambil dari ayat-ayat al-Qur’an yang menjadi sumber asas legalitas dan asas larangan memindahkan kesalahan pada orang lain.

(Lismanto/Islam Cendekia)

0 Response to "Asas-Asas Hukum Pidana Islam"

Post a Comment