Relawan Gerakan Pemuda Nusantara Cabang Pati Bantu Korban Banjir di Pati

banjir pati
Islamcendekia.com – Banjir merupakan musibah manusia dan korban banjir harus ditolong. Banjir di Pati dan sekitarnya sangat menjadi hati warga bersedih. Apalagi, banjir Pati sedikitnya 40 desa yang melumpuhkan aktivitas masyarakat dan tentu merugikan masyarakat.

Banjir di Pati terjadi sejak Minggu, 19 Januari 2014 sekitar pukul 02.00 WIB. Banjir itu menggenangi, bahkan menenggelamkan jalan Pati wilayah protokol, merendam desa di Kecamatan Kota, Gabus, Juwana, Jakenan, Dukuhseti, Margoyoso, Tayu, Trangkil dan Kecamatan Sukolilo.

“Saya bisa membantu sekuat kami, karena kami juga terbatas di dana, maka kami bekerja sama dengan pemuda desa agar mudah dan ringan,” tutur Cholif, salah satu pengurus Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Cabang Pati, saat dihubungi Islamcendekia.com pada Minggu, (26/1/2014). Meskipun banyak pengurus GPN Pati yang berada di luar kota, namun tidak menyurutkan semangat aktivis tersebut membantu korban bencana.

Seharusnya semua pejabat, lanjut Cholif, tokoh ormas dan LSM terjun langsung dan blusukan ke desa-desa untuk membantu korban banjir. Namun hanya beberapa tempat yang mudah dijangkau dan dekat dengan jalan pantura saja yang dibantu.

Akibat banjir Pati, aktivitas terutama di jalan raya lumpuh total. Menurut laporan Huda pemuda Dukuhseti, sampai Minggu (26/1/2014) kondisi Pati juga belum normal. Situasi kondisi arus lalu lintas di Pati dan Sukolilo masih terdapat banjir di daerah Tanjang dan sekitarnya, sehingga sepeda Motor dan kendaraan pribadi belum bisa melintas.

Di jalan Pati-Gabus masih terdapat banjir, di daerah Ngantru dan sekitarnya juga demikian, sehingga sepeda motor dan kendaraan pribadi juga belum bisa melintas. Jalan Pati-Juwana masih terdapat genangan air, namun masih bisa dilewati oleh semua jenis kendaraan. Di jalan Juwana-Batangan masih terdapat banjir di sekitar Ngebruk sampai Desa Bendar dan sekitarnya, sehingga sepeda motor dan mobil pribadi kemungkinan belum bisa melintas.

Jalan Pati-Kudus masih terdapat antrian kendaraan mulai dari Kudus sampai jalan Lingkar Selatan Pati, dan antrian paling belakang berada di pertengahan antara Sukokulon- Tanjang tepatnya di jembatan pertama Sukokulon. Jalan dari arah kota antrian terakhir sampai Hotel Muria. Jalan dalam Pati-Tayu dan Jepara lancar. Demikian informasi dari Huda.

Di sisi lain, ada juga pemuda Pati yang membuat tenda di luar kota, Rifqi Shofiana salah satu aktivis tersebut. Rifqi siap menampung dana, bantuan berupa apa saja untuk korban bencana banjir di Pati. “Bagi yang mau menyumbang bisa menyalurkan lewat posko kami yang terletak di jalan Solo-Jogja tepatnya di jalan Lasksda Adisucipto komplek radio Sasando (belakang SAB) atau timur Perpus UIN,” katanya. Bantuan bisa berupa baju layak pakai, uang tunai dan bahan makanan serta obat-obatan. Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi 08978760425.

(GPN)

0 Response to "Relawan Gerakan Pemuda Nusantara Cabang Pati Bantu Korban Banjir di Pati"

Post a Comment