Rhenald Kasali: Jangan Jadi Pengusaha yang ATM

Prof. Dr. Rhenald Kasali, Ph.D memberikan motivasi kedisiplinan untuk meraih kunci sukses menjadi pengusaha dalam acara Young Entrepreneur Forum saat peluncuran 93.4 FM Radio, brand baru Smart FM Semarang di Amartapura Ballroom Grand Candi Hotel, Semarang, Jumat (24/1). Foto: Lismanto

Islamcendekia.com – “Jangan jadi pengusaha yang ATM, amati, tiru, dan modifikasi. Jadi pengusaha butuh perjuangan untuk menemukan ide, gagasan, dan inovasi-inovasi yang brilian. Jadi pengusaha butuh ketekunan, keuletan, dan perjuangan,” demikian pesan Prof. Dr. Rhenald Kasali, Ph.D dalam acara “Young Entrepreneur Forum” bersamaan dengan peluncuran 93.4 FM C Radio, brand baru Smart FM Semarang di Amartapura Ballroom Grand Candi Hotel, Semarang, Jumat (24/1/2014).

“Gaya pengusaha yang ATM (amati, tiru, modifikasi) itu kurang inovatif. Pengusaha yang ATM masing mending, jangan sampai Anda semua menjadi pengusaha yang ATP. Apa itu ATP?” tanya Prof Rhenald kepada audien yang sebagian besar dihadiri oleh mahasiswa dan pengusaha. “ATP adalah amati, tiru, dan plek,” lanjut Prof Rhenald.

Sontak pesan dan guyon Prof Rhenald mendapat tepuk tangan yang meriah dari audien. Prof Rhenald hadir sebagai pembicara tunggal memberikan motivasi kepada audien untuk menjadi pengusaha yang tangguh melalui sebuah proses dan perjuangan, karena tak ada keberhasilan yang diraih dengan instan.

Bergelut dengan bisnis dan kewirausahaan harus siap dengan kedisiplinan. “Tidak ada kekuatan sukses yang paling berhasil tanpa diawali dengan kedisiplinan,” ujar Rhenald Kasali. Rhenald memberikan contoh pengusaha yang disiplin adalah Mooryati Soedibyo, pendiri PT Mustika Ratu. “Ibu Mooryati Soedibyo adalah satu-satunya murid saya saat kuliah yang tidak pernah telat masuk kelas,” kata Rhenald.

Meskipun sudah paruh baya, lanjut dia, semangat Ibu Mooryati benar-benar luar biasa. Keuletan dan kedisiplinan pula yang membuat Ibu Mooryati bisa sukses sampai sekarang yang mampu mendirikan dan mengembangkan PT Mustika Ratu dengan gemilang. Kunci yang paling menentukan kita sukses atau tidak adalah kedisiplinan dan perjuangan. Begitu yang bisa diserap audien dari penjelasan Prof Rhenald Kasali.

Reporter: Lismanto

0 Response to "Rhenald Kasali: Jangan Jadi Pengusaha yang ATM"

Post a Comment