Tinjauan Hukum Ekonomi Islam

Ekonomi syariah atau bisa disebut ekonomi Islam merupakan sistem ekonomi yang bersumber dari wahyu yang transendental (Al Quran dan As-Sunnah), serta sumber interpretasi dari wahyu yang disebut dengan ijtihad.

Hukum-hukum yang diambil dari sumber nash Al-Quran dan Al-Hadits itu secara konsep dan prinsip adalah tetap (tidak dapat berubah kapanpun dan di manapun), tetapi dalam hal yang berhubungan dengan nash yang bersifat zhanni, itu dapat berubah yang dipengaruhi oleh waktu, tempat dan keadaan.

Adapun sumber ekonomi Islam atau ekonomi syari’ah adalah sebagai berikut:

Al-Quran 
Al-Quran adalah sumber pertama dan utama bagi ekonomi syariah

As-Sunnah 
As-Sunnah adalah sumber kedua dalam perundang-undangan Islam

Ijma’
Ijma’ merupakan konsensus baik dari masyarakat maupun para cendikiawan agama

Ijtihad dan Qiyas
Ijtihad merupakan penafsiran kembali dasar hukum ekonomi Islam seperti Al-Qur’an dan hadits untuk disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Qiyas adalah persamaan hukum suatu kasus dengan kasus lainnya karena kesamaan illat hukumnya yang tidak dapat diketahui melalui pemahaman bahasa secara murni.

0 Response to "Tinjauan Hukum Ekonomi Islam"

Post a Comment