Istilah-Istilah dalam Hadis Hasan

Di antara gelar ta’dil para perawi yang digunakan dalam hadis maqbul atau hasan sebagaimana yang disebutkaan dalam kitab Al-Jah wa At-Ta’dil adalah:

1.Al-ma’ruf = orang yang dikenal/orang baik
2.Al-makhfud = terpelihara
3. Al-mujawwad = orang baik
4. At’sabit = orang yang teguh/kuat
5. Al-qawwi = orang kuat
6. Al-musbah = serupa dengan shahih
7. As-sholih = orang baik/bagus

Sebagaimana ulama mempersamakan dalam gelar ta’dil para perawi hadis dalam kata al-jayyid = bagus antara shahih dan hasan. Sebagaimana ulama lain berpendapat bahwa sekalipun gelar al-jayyid dengan makna shahih, tetapi para muhadditsin senior tidak pindah dalam menilai shahih menjadi al-jayyid tersebut kecuali ada tujuan tertentu. Misalnya, naiknya hadis hasan lidzatih dan ragu mencapai derajat shahih, berarti tingkatan gelar al-jayyid ini dibawah shahih. Demikian juga gelar al-qawi.

Gelar ta’dil as-shalih berlaku bagi hadis dha’if yang patut dalam penilaian pencarian sanad lain. Gelar al-ma’ruf lawan dari al-munkar, al-mahfuzh lawan dari asy-syadzd, al-mujawwad dan ats-tsabit berlaku untuk shahih dan hasan, dan bagi hasan serta yang mendekatinya. Al-musyabbah terhadap hadis hasan bagaikan al-jayyid terhadap hadis hasan, dan bagi hasan serta yang mendekatinya. Al-musyabbah terhadap hadis hasan bagaikan al-jayyid terhadap hadis shahih.

Perkataan mereka muhadditsin

Ini hadis hasan sanadnya. Maknanya hadis ini hanya sanad-nya saja sedang matan-nya perlu penelitian lebih lanjut. Mukharrij hadis tersebut tidak menanggung kehasanan matan mungkin adasyadzdz atau ‘illat. Berarti ada kesempatan luas bagi para peneliti belakangan untuk mengadakan penelitian lebih lanjut tentang matan hadis tersebut apakah matanya juga hasan atau tidak.

Ungkapan At-Tirmidzi dan yang lain

Ini hadis hasan shahih. Makna ungkapan ini ada beberapa pendapat, di antaranya: 
1. Hadis tersebut memiliki dua sanad, yang shahih dan hasan.
2. Terjadi perbedaan dalam penilian hadis sebagian berpendapat shahih dan golongan lain berpendapat hasan.
3. Atau dinilai hasan lidzatih dan shahih lighayrih.

0 Response to "Istilah-Istilah dalam Hadis Hasan"

Post a Comment