Kebangkitan di Akhirat: Makna dan Kedudukan Al-Maad

Jika kita membicarakan tentang ma’ad, maka akan berhubungan dengan peristiwa kiamat. Dalam yaumil qiyamah, yang terbayang dalam benak kita adalah dahsyatnya kehancuran alam semesta ini sebagai akhir dari kehidupan, perhitungan Allah serta keadilan-Nya. Al-ma’ad merupakan penegasan keyakinan akan berakhirnya alam duniawi dan berganti dengan alam akhirat untuk menusia bangkit mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di dunia selama hidup.

Kedudukan iman kepada hari akhir atau hari kebangkitan merupakan bagian ushuluddin yang mesti dimiliki oleh semua agama selain ketuhanan dan kenabian. Artinya, kita meyakini dengan pasti kebenaran terjadinya hari kebangkitan atau hari akhir sebagai tempat untuk menerima segala balasan kehidupan di dunia yang telah dilakukan oleh manusia baik berdasarkan nas-nas wahyu (al-Quran dan hadits) maupun akal.

Hari berbangkit merupakan suatu masa yang pasti akan terjadi. Hanya saja, kita tidak mengetahui secara pasti kapan waktu yang dijanjikan Allah itu akan datang. Hari kiamat merupakan keadilan yang Allah beri bagi hamba-hamba-Nya.

Allah tidak bertindak zalim waktu itu, tetapi Allah sedang berlaku adil atas apa yang telah kita lakukan selama kita hidup di dunia. Karena sesungguhnya, setiap amal buruk manusia dan jin adalah bahan bakar neraka sedangkan amal baik manusia menjadi pembentuk surga.

0 Response to "Kebangkitan di Akhirat: Makna dan Kedudukan Al-Maad"

Post a Comment