Pengertian Hadis Hasan

Ilmu hadis adalah suatu ilmu yang dengannya dapat diketahui benar tidaknya ucapan, perbuatan, keadaan, atau lainnya yang orang katakan dari Nabi Muhammad SAW.

Dari segi bahasa, hasan berasal dari kata al-husnu (  الحسن ) bermakna al-jamal ( الجمال) = keindahan. Menurut istilah para ulama memberikan definisi hadis hasan secara beragam. Namun, yang lebih kuat sebagaimana yang dikemukakan oleh Ibnu hajar Al-Asqalani dalam An-Nukhbah, yaitu:

وخير١لاحادبنقل عدل تامّ  الضبط متّصل السّندغيرمعلّل ٯﻻﺷاﺬّﻫٯ الصحيح لﺬاته٠ فإن خفّ١لضبط فالحسن لدّته٠

"Khabar ahad yang diriwayatkan oleh orang yang adil, sempurna ke Dhabith-annya, bersambung sanadnya, tidak ber’illat, dan tidak ada syadz dinamakan shahih lidzatih. Jika kurang sedikit ke-dhabith-annya disebut hasan lidzatih."

Dengan kata lain definisi hadis hasan adalah:

ھﻮ ﻤااتّﺼﻞ ﺴنده بنقّل العدﻞ الذّي قلّ ضبطه وخلامن١لّشّذوذوالعلّة

"Hadis hasan ialah hadis yang bersambung sanadnya, diriwayatkan oleh orang yang adil, kurang sedikit ke-dhabith-anya, tidak ada keganjilan (syadz), dan tidak ada ‘illat."

Kriteria hadis hasan hampir sama dengan kriteria hadis shahih. Perbedaanya hanya terletak pada sisi ke-dhabith-annya. Hadis shahih ke-dhabith-an seluruh perawinya harus zaam (sempurna), sedang dalam hadis hasan , kurang sedikit ke-dhabith-annya jika dibandingkan dengan hadis shahih.

Ke-dhabith-an perawi hadis hasan nilainya memang kurang jika dibadingkan dengan perawi hadis shahih, karena ke-dhabith-an para perawi hadis shahih sangat sempurna (tamm). Tetapi jika dibandingkan dengan ke-dhabith-an  perawi hadis dha’if tentu belum seimbang, ke-dhabithab-annya perawi hadis hasan lebih sempurna.

0 Response to "Pengertian Hadis Hasan"

Post a Comment