Peran Pendidikan Mengatasi Hancurnya Moral Pelajar


Pemuda tak malu mesum di tempat umum. Foto: Marlina Ayunda
SEMARANG, Islamcendekia.com
Banyak kasus mesum, pemerkosaan, pornografi ringan hinggat tingkat berat dilakukan pelajar sekarang. Ironisnya, mereka rata-rata masih berstatus pelajar dan seharusnya tugas utamanya belajar, bukan justru melampiaskan nafsunya. Di Semarang sendiri, fakta seperti itu banyak terjadi, mulai di taman kota, tempat wisata hingga tempat sepi dan warnet.

Menanggapi hal itu, Dian Marta Wijayanti selaku guru dan pemerhati pendidikan berpendapat bahwa hal itu merupakan kurangnya pendidikan moral bagi pelajar. “Meskipun sudah ada pendidikan moral, namun hal itu hanya menjadi pengetahun, belum menjadi prinsip dalam hidup,” tuturnya kepada Islamcendekia.com.

Menurut guru SDN Sampangan 1 Kota Semarang ini saat ditemui Islamcendekia.com Minggu (29/3/2014), mesum itu terjadi karena beberapa hal. Bisa karena salah pergaulan, dampak video porno, dan lemahnya peran orang tua dan guru di sekolah. “Jika anak mendapat perhatian dan pengawasan intens dari guru/orang tua, saya yakin perilaku tersebut dapat teratasi,” tuturnya.

Maka dari itu, lanjutnya, pendidikan sebagai tempat mendidik anak harus menekankan pendidikan moral yang dilakukan tidak hanya teoretis, melainkan juga guru harus memberikan contoh konkret. Artinya, guru tidak sekadar mengajarkan teori-teori, melainkan harus memberikan teladan dan siramahan rohani agar pemuda mampu membentengi moralnya.

Saat moral pemuda hancur seperti dewasa ini, pendidikan harus menjadi jawaban atas fenomena bejat yang terjadi di kalangan pelajar. Jika dibiarkan, mereka akan terjerembab di lembah hitam, selain masa depan suram, mereka juga menjadi penyakit masyarakat. “Di sini, sekolah dari jenjang SD sampai perguruan tinggi harus serius membenahi moral pemuda. Pendidikan moral harus diutamakan daripada pendidikan yang mengutamakan teori dan aspek kognitifnya saja,” pungkasnya.

Reporter: Hamidulloh Ibda

0 Response to "Peran Pendidikan Mengatasi Hancurnya Moral Pelajar"

Post a Comment