Program Pascasarjana Unnes Gelar Seminar Nasional


Rektor Unnes saat memberikan sambutan
SEMARANG, Islamcendekia.com – Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang pada Kamis (27/3/2014) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Membangun Integritas Akademik Melalui Publikasi Karya Ilmiah dan Kebijakan Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan”. Seminar yang dihadiri mahasiswa S2 dan S3 Program Pascasarjana Unnes ini bertempat di Patrajasa Convention Hotel, Semarang  Jl. Sisimanagaraja Candi Baru, Semarang.

Sebelum membuka acara, Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman, MHum memberikan beberapa petuah. “Bunga mawar bunga melati, seminar ini sungguh berarti,” ungkapnya.

Dari zaman dulu sampai sekarang, lanjutnya, yang selamat adalah ilmuwan. “Apalagi, seminar ini sangat menarik dan tentu menopang Unnes sebagai kampus konservasi,” tuturnya. Ilmuwan harus berintegritas, yang harus dibangun dari kampus. “Sampaikanlah walau satu ayat, sampaikanlah walau pahit,” ungkapnya. Semua sarjana, magister dan doktor, lanjutnya, dituntut untuk publis. Artinya, publikasi atau sejahter? Ya, dua-duanya. “Kesejahteraan akan datang sendiri jika sudah publikasi,” katanya.

“Bagi doktor, 3 tahun setelah lulus doktor harus mengajukan profesor, jika selama 5 tahun belum diangkat menjadi profesor, berarti doktornya tidak produktif,” pungkasnya.

Hadir pula beberapa pejabat Unnes, para dekan, dan perwakilan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemedikbud dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan  sebagai pembicara. Dalam sambutannya, Direktur  PPS Unnes, Prof Dr Samsudi, M.Pd kegiatan ini merupakan agenda pengembangan akademik.

“Kegiatan ini dilatarbelangi untuk menyongsong Dies Natalis Unnes. Kami, Unnes khususnya akan mengadakan Dies Natalis ke 49, sehingga kegiatan ini terkait dalam rangka Dies Unnes dan Dies PPS ke 17,” pungkasnya.

Kami membangun dan memahamkan komitmen kepada seluruh mahasiswa terhadap tuntutan dan kebutuhan publikasi ilmiah. “Untuk hal ini, mahasiswa semester 2 baik S2 dan S3 kita pandu supaya paham dan butuh publikasi karya ilmiah,” katanya. Karya ilmiah itu, lanjutnya, tidak hanya hasil tesis/disertasi, melainkan merupakan konsep baru dari mahasiswa dan sebagainya.

“Mahasiswa PPS dilarang gagap dan gugup ketika diminta publikasi karya Ilmiah,” pungkas Prof Samsudi. Kami mengharapkan agar mahasiswa tidak hanya tertuju pada jurnal milik Unnes, namun seharusnya mampu keluar di jurnal kampus lain.
“Lulus S2/S3 jangan menjadi akhir perjalanan akademik, maka lewat forum ini ke depan harus bangga lulus menjadi magister/doktor dengan menelurkan karya ilmiah,” tandasnya.

Reporter: Hamidulloh Ibda

0 Response to "Program Pascasarjana Unnes Gelar Seminar Nasional"

Post a Comment