Top Skor Penelitian Perguruan Tinggi di Indonesia


Seminar PPs Unnes menyatakan skor penelitian Indonesia
SEMARANG, Islamcendekia.com – 
Prof Drs Agus Subekti, M.Sc, Ph.D, Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemendikbud RI dalam Seminar Nasional yang digelar Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang pada Kamis (27/3/2014) di Patrajasa Convention Hotel, Semarang  Jl. Sisimanagaraja Candi Baru, Semarang menyatakan bahwa skor penelitian di Indonesia masih rendah. Bahkan, Unnes belum masuk 10 besar versi Scopus.

Menurut data publikasi di Scopus per Januari 2013, ada top skor perguruan tinggi yang penelitiannya tinggi. Dari data itu, ITB berada nomor urut pertama dengan jumlah 3302 publikasi, kemudian disusul UI dengan jumlah publikasi 2906, UGM 1675, IPB, ITS, Undip, Unpad, Unair, Unhas dan UB.

Karena Unnes belum masuk 10 besar, ke depan, lanjutnya, satu dosen di kampus minimal harus menghasilkan 5 paper per tahun. Tahun 2011, katanya, Indonesia hanya memiliki 8 jurnal indek di Scopus. Kita baru mengindekskan jurnal mulai 2009. Artinya, lanjutnya, jika Unnes saja memiliki 117 jurnal, maka harus segera didaftrakan. “Karena Unnes baru 4 jurnal yang terindeks di DOAJ,” ungkapnya.

Jika magister di Indonesia harus menulis jurnal yang terakreditasi, ke depan harus ada ribuan jurnal yang terakreditasi. “Selain itu, jurnal versi cetak juga harus dipublis ke online,” ungkapnya. 

Bagi mahasiswa pasca, jangan sampai penelitiannya bagus, namun salah memublikasi. “Jangan sampai dipublikasikan di jurnal abal-abal,” katanya. Ada beberapa ciri-ciri publikasi jurnal abal-abal. Pertama, banyak orang yang meminta uang sebelum terbit. Kedua, cara review  jurnal tersebut tidak bagus. Ketiga, tidak ada orang/akademisi berintegritas di jurnal tersebut. 

“Kampus yang baik tidak sekadar menghasilkan lulusan dan publikasi karya ilmiah, namun yang baik adalah menemukan inovasi baru yang bisa dibawa ke dunia industri,” ungkapnya. Dikti, lanjutnya, tiap tahun juga memberikan 250 juta bagi peneliti yang inovatif. Maka hal itu harus dimanfaatkan mahasiswa dan seluruh akademisi Indonesia.

Reporter: Hamidulloh Ibda

0 Response to "Top Skor Penelitian Perguruan Tinggi di Indonesia"

Post a Comment