Jarimah Ta'zir

Jarimah ta’zir adalah jarimah yang diancam dengan hukuman ta’zir. Pengertian ta’zir menurut bahasa adalah ta’dib, artinya memberi pelajaran. Ta’zir juga diartikan dengan Ar-Raddu wal Man’u, yang artinya menolak dan mencegah.

Sedangkan pengertian ta’zir menurut istilah, sebagaimana dikemukakan oleh al-Mawardi :

وَالتَّعْزِيْرُ تَأْدِيْبٌ عَلَى ذُنُوْبِ لَمْ تُشْرَعْ فِيْهَا الْحُدُوْدُ
Ta’zir adalah hukuman pendidikan atas dosa (tindak pidana) yang belum ditentukan hukumannya oleh syara’.

Dari definisi tersebut dapat diketahui bahwa hukuman ta’zir adalah hukuman yang belum ditetapkan oleh syara’, dan wewenang untuk menetapkannya diserahkan kepada ulil amri.

Menurut Lismanto, jarimah ta'zir dapat dipahami secara sederhana sebagai sebuah delik atau tindak pidana yang tidak ada ketentuannya dalam sumber utama hukum Islam (Al Quran dan hadis) sehingga segala ketentuan jarimah beserta sanksinya ditentukan atas ijtihad pemerintah atau ulil amri. Sementara itu, sanksi atau hukuman ta'zir dapat dipahami sebagai hukuman yang diberikan kepada terpidana atas ijtihad dan pemahaman pemerintah atau ulil amri mengingat jenis pidana dan hukuman tidak ditemui dalam sumber utama hukum Islam. Meskipun demikian, ijtihad tersebut berdasarkan sebuah pemahaman yang sangat keras untuk menghasilkan keputusan hukum yang benar-benar adil.

0 Response to "Jarimah Ta'zir"

Post a Comment