Jokowi Masuk Soal UN, HMI Badko Jateng DIY Demo Dinas Pendidikan Provinsi Jateng


HMI Badko Jateng DIY Demo Dinas Pendidikan Jateng
SEMARANG, Islamcendekia.com – Masuknya sosok Jokowi dalam soal mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam UN mendapat respon keras dari beberapa kalangan. Pasalnya, dalam soal UN tersebut, diceritakan profil, citra dan gaya blusukan Jokowi dan penghargaan yang pernah diraihnya serta kendala yang menghadang selama menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Menanggapi hal itu, pada Rabu (16/4/2014) puluhan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Jateng DIY menggelar demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jateng. Mereka mendesak Dinas Pendidikan Jateng untuk menuntaskan kasus tersebut. Dalam demonstrasi tersebut juga direspon positif Sekretaris Pelaksana UN Jateng, Sungkana. Dia menemui demonstran dan akan menindaklanjuti ke tingkat Kementerian.

Dalam orasinya, Nailul Mukorobin menyatakan tidak sepatutnya pendidikan diracuni politik. “Kami sangat mengutuk keras kejadian ini, terkesan Kemendikbud tidak serius menggelar UN,” tuturnya.

Di sisi lain, Khusnul Imanuddin Ketua Umum HMI Badko Jateng DIY menyatakan bahwa demonstrasi tersebut bukan membela atau menjatuhkan sekelompok golongan, tetapi ini tentang makna sebuah pendidikan Ketika hari ini soal UN ternyata disisipi kampanye politik. “Ketika Kementerian Pendidikan yang harusnya berisi oleh orang-orang yang terpelajar ternyata merasa kecolongan ketika soal tentang Jokowi keluar, padahal pendidikan adalah sesuatu yang sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan dunia gaib yang bisa datang dan pergi begitu saja. Maka hari sang dukun pun meruwat agar setan, dedemit, genderuwo yang berkeliaran di dunia politik tidak terjun ke dunia pendidikan,” tandasnya.

Secara umum, demonstran menolak politisasi dalam UN. Karen hal itu, menurut HMI Badko Jateng DIY sangat merusak esensi pendidikan.

Reporter: Hamidulloh Ibda

0 Response to "Jokowi Masuk Soal UN, HMI Badko Jateng DIY Demo Dinas Pendidikan Provinsi Jateng"

Post a Comment