CDIS Lahirkan Intelektual Muslim

SEMARANG, Islamcendekia.com - Centre for Democracy and Islamis Studies (CDIS) Semarang merupakan suatu lembaga diskusi dan kajian mahasiswa Islam yang berdiri sejak 29 Juni 1992. CDIS Semarang didirikan oleh M Yudhie Haryono yang saat ini menjadi Direktur Eksekutif Nusantara Centre.Tahun 1995, para aktivis CDIS berhasil menerbitkan buku berjudul "Otak Intelektual Muslim" yang diterbitkan CDIS Press.

Tahun ini, CDIS dipimpin oleh Ahmad Yusuful Adami, sebelumnya M Nurul Ichwan, sebelumnya Ahwani, sebelumnya M Khasanudin, sebelumnya Mansyur Syarifudin, Mafrihin dan seterusnya.

Sejak berdiri tahun 1992, CDIS awalnya adalah lembaga kajian keislaman yang didirikan M Yudhie Haryono bersama dengan Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW). Namun karena diminati dari berbagai kalangan, akhirnya KSMW resmi menjadi UKM di IAIN Walisongo Semarang. Sedangkan CDIS menjadilembaga semi otonom di HMI Korkom Walisongo Semarang.

Banyak intelektual muda Islam yang menjadi orang tersohor di dunia akademik dan politik. Seperti M Yudhi Haryono yang menjadi Penasihat Kemendagri, Dani Muhtada yang saat ini menjadi dosen FH Unnes dan masih melanjutkan S3 di Amerika.

Selain itu, ada juga Wahyu yang juga menjadi dosen di Universitas Syahid Jakarta, Havis Arrafik yang menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang, Mansyur Syarifudin dan Misbahul Umum menjadi dosen di STEBANK Islam Prawiranegara Jakarta. Tak hanya itu, saat ini, Ahwan Fanani yang juga mantan Presiden CDIS tahun 1998 juga menjadi doktor muda, dosen FITK IAIN Walisongo dan menjadi asisten ahli Wakil Rektor IV IAIN Walisongo Semarang. Salah satu yang menjadi politisi adalah Ulul Aufa yang kemarin menjadi Caleg DPR RI dari Partai Gerindra. Sedangkan Mafrihin juga menjadi kepala sekolah di salah satu SMK di Sayung, Demak.

Diskusi kajian adalah menu utama di CDIS. "Setidaknya, mereka pernah menempa diri di CDIS yang saat ini sudah sukses dan patut menjadi contoh," tutur Yus'ad yang saat ini memimpin CDIS Semarang. Menurut M Yudhie Haryono selaku pendiri CDIS, mengaku bahwa banyak alumni senior CDIS yang menjadi Kepala MAN, Kepala KAU dan beberapa Kemenag di wilayah Jawa Tengah. “Namun karena sudah lama dan tak lama komunikasi, jadi Saya tidak tahu,” tuturnya.

Reporter dan Editor: Hamidulloh Ibda

0 Response to "CDIS Lahirkan Intelektual Muslim"

Post a Comment