Jangan Terlalu Memanjakan Anak

SEMARANG, Islamcendekia.com - Pengamat pendidikan, sekaligus Direktur Eksekutif SMARTA School Semarang, Dian Marta Wijayanti menyatakan bahwa terlalu memanjakan anak dalam bentuk apa saja itu tidak terlalu baik. Pasalnya, hal itu akan membuat anak tidak mandiri dan anak merasa "diemaskan" atau seperti raja.

Anak-anak, harus didik sebagaimana mestinya. Orang tua harus memahami hal itu, pasalnya selama ini banyak orang sangat berlebihan dalam memanjakan anak.

Manja itu merupakan sikap di mana kita tidak pernah ditegur (dimarahi) dan dituruti semua kehendaknya. "Manja itu baik, tapi harus tepat dan tidak berlebihan, karena yang berlebihan itu sangat tidak baik," ungkap Dian yang juga guru SDN Sampangan 01 Semarang.

Jika dimanja, anak itu akan merasa menjadi anak yang super, lebih, dan tidak takut ketika berbuat salah. "Karena, sifat anak manja itu tidak pernah takut ketika berbuat salah, mereka merasa semua orang melindunginya," tutur mahasiswa Pendidikan Dasar Program Pascasarjana Unnes tersebut.

Bagi Dian, anak manja sangat lunak, tidak pekerja keras dan susah bergerak, apalagi di dalam kelas. Sikap anak yang manja akan memperlambat proses belajar mengajar di dalam kelas.

"Memanjakan anak itu boleh-boleh saja, asalkan sesuai porsi. Sebagai orang tua, kita harus memberikan hak anak sesuai kebutuhan, dan di dalam kelas, guru juga tidak boleh membedakan anak laki-laki dan perempuan," ungkapnya. Mereka sama, lanjutnya, dan harus diperlakukan sesuai kemampuan mereka. Guru juga tidak boleh memberikan tugas atau pekerjaan rumah yang melebihi kemampuan anak.

Dian Marta yang juga Tim Assesor USAID Prioritas Jawa Tengah itu menjelaskan bahwa dunia anak-anak adalah dunia memanjakan, tapi tidak harus berlebihan, karena dalam hukum apa pun, berlebihan sangat tidak baik, bahkan bisa mencelakakan.

Jika dimanja, menurut Dian, anak-anak juga akan kebingunan ketika di sekolah harus mengerjakan tugas individu. "Maka, tugas orang tua harus mendidik anak menjadi generasi mandiri, tangguh, dan mampu berdiri sendiri tanpa bantuan teman atau orang tua," tuturnya.

Menurut Dian, memanjakan anak secara berlebihan, sama saja mendidik anak menjadi bergantung dan benalu.
Reporter dan Editor: Hamidulloh Ibda.

3 Responses to "Jangan Terlalu Memanjakan Anak"