Ketua Umum HMI Minta Buku Demokrasi Setengah Hati Diterbitkan Lagi

SEMARANG, Islamcendekia.com - Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Walisongo Semarang, Muhammad Fathi, meminta buku "Demokrasi Setengah Hati" dicetak lagi. Pasalnya, menurut Fathi buku tersebut layak menjadi referensi di perkualiahan dan pantas menjadi bahan diskusi.

"Saya sangat senang jika penulis mau menerbitkan buku Demokrasi Setengah Hati," tuturnya.
Menurutnya Fathi, buku karya Hamidulloh Ibda tersebut sangat relevan dengan kondisi demokrasi saat ini.

"Demokrasi di Indonesia dengan teori apa pun, ternyata pelaksanaannya masih setengah hati, betul apa yang ditulis Hamidulloh Ibda," jelasnya pada Islamcendekia.com.

Oleh karena itu, buku setebal 293 itu diminta Fathi untuk diterbikan lagi. Karena masih cocok dan sangat relevan dengan kondisi demokrasi dan pemerintahan di Indonesia. "Buku bagus itu pantas diterbitkan ulang," tandas mahasiswa IAIN Walisongo tersebut.

Buku terbitan Kalam Nusantara itu merupakan buku pertama kali karangan Hamidulloh Ibda yang terbit tahun 2013. Pada Januari 2014, Hamidulloh Ibda juga menerbitkan buku berjudul Stop Pacaran, Ayo Nikah. "Ke depan, buku ini akan saya kampanyekan di organisasi yang saya geluti," ungkap Fathi.

Reporter dan Editor: Achmad Hasyim

1 Response to "Ketua Umum HMI Minta Buku Demokrasi Setengah Hati Diterbitkan Lagi"

  1. Ketua Umum HMI Minta Buku Demokrasi Setengah Hati Diterbitkan Lagi

    ReplyDelete