Menteri Agama Tersangka, Aktivis Mahasiswa Islam Menyesalkannya

Suryadharma Ali. Foto: Antara
JAKARTA, Islamcendekia.com – Pada Kamis (22/5/2014),  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Suryadharma Ali Menteri Agama (Menag) sebagai tersangka dalam kasus proses penyelenggaraan ibadah haji tahun anggaran 2012–2013. “Ini sangat memalukan, seorang menteri agama kok ikut korupsi,” tutur Nailul Mukorobin, pemerhati politik dari FIP Unnes.

Nailul yang juga Ketua Jaringan Indonesia Kabupaten Demak menganggap hal itu sangat memalukan. "Saya malu sebagai aktivis jika menteri agama korupsi," tuturnya pada Islamcendekia.comMenurut Johan Budi Juru Bicara KPK, pimpinan KPK menyimpulkan bahwa dalam proses penyelenggaraan haji, telah terjadi tindak pidana korupsi. Maka dari itu, KPK menetapkan SDA selaku menteri agama sebagai tersangka. Hal itu disampaikannya d di Gedung KPK, Kamis (22/5) saat jumpa pers.

Menurut KPK melalui pemapran Johan Budi, atas perbuatan yang dilakukan SDA diduga melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 juncto Pasal 65 KUH Pidana. “Penetapan tersangka bagi SDA sudah melalui mekanisme yang sah,” tutur Johan Budi.

Menanggapi hal itu, banyak aktivis mahasiswa Islam menyesalkan perbuatan SDA. “Ini memalkukan bagi agama Islam, jika ke depan terbukti bersalah, maka pantas di dihukum gatung,”tutur Makmur Apelabi salah satu aktivis HMI Cabang Semarang.

Pewarta: Achmad Hasyim

0 Response to "Menteri Agama Tersangka, Aktivis Mahasiswa Islam Menyesalkannya"

Post a Comment