Padepokan Anggur Ijo Semarang Jadikan Ziarah Sebagai Kegiatan Spiritual


NGALIYAN, Islamcendekia.com - Jamaah Assidiqiyah atau akrab disebut Padepokan Anggur Ijo (PAI) Ngaliyan, Semarang membudayakan ziarah ke makam para wali sebagai salah satu kegiatan spiritual. Hal itu dilakukan sudah beberapa tahun sejak berdirinya jamaah tersebut.

Selain tahlilan, barzanji, burdahan dan pengajian, agenda rutin PAI adalah ziarah ke makam para wali, terutama walisongo yang ada di pulau Jawa. Jamaah yang dipimpin Abdul Muntolib ini berisi kumpulan orang-orang Semarang, Kendal, Demak, Jepara dan beberapa jamaah dari seluruh Jawa Tengah.

Padepokan yang beralamat di Jalan Ringinsari, Ngaliyan, semarang ini memiliki ruh dan spirit membumikan agama Islam di Semarang dan umumnya di Jawa Tengah. "Ziarah ke makam para wali itu menjadi wahana untuk mendekatkan diri pada Allah Swt. Jika kita mendekat pada kekasih Allah, semoga kita akan mudah dekat dengan Allah," ungkap Muntolib.

Banyak jamaah spiritual yang melakukan kegiatan ritual sesuai dasar dan keyakinannya masing-masing. Namun, padepokan ini menjadikan ziarah sebagai wahana spiritual untuk mencintai Allah lewat para kekasihnya. "Para wali itu kan kekasih Allah, jadi kita mencintai kekasih Allah berarti kita ya mencintai Allah juga," jelasnya pada Islamcendekia.com.

Reporter dan Editor: Hamidulloh Ibda.

0 Response to "Padepokan Anggur Ijo Semarang Jadikan Ziarah Sebagai Kegiatan Spiritual"

Post a Comment