Pengertian Iman

Sampai detik ini juga masih banyak umat Islam yang beriman sebatas pada tahap pengenalan dan ia sendiri tidak sepenuhnya menyakini dan mengimani apa yang harus ia imani dalam ajaran Islam pada tataran implementatif. Kalaupun sudah mengetahui substansi makna iman, ia hanya percaya pada rukun iman yang jumlahnya enam dengan hanya mengikrarkan dengan lisan, tanpa diresapi menggunakan hati yang kemudian berimbas pada level implementatif atau praktek. Padahal jika kita tahu, iman secara hakikat dan substantif meliputi ikrar secara lisan, keyakinan hati yang tulus, serta pengamalan dalam kehidupan sehari-hari terhadap apa yang ia imani dalam ajaran Islam. Oleh karena itu, orang yang betul-betul beriman menuntut sebuah konsekuensi yang berkesinambungan, perjuangan, serta pengorbanan.

Dari permasalahan ini, sudah jelas bahwa tebal-tipisnya kadar iman seseorang bisa dilihat melalui sikap, perilaku, dan kepribadian dalam kehidupan sehari-hari. Bisa saja parameter ini diukur dari sejauh mana orang tersebut mematuhi segala perintah Allah SWT dan meninggalkan apa-apa yang menjadi laranganNya. Seseorang bisa dikatakan beriman apabila ia mampu mempraktekkan seluruh cabang iman dalam kehidupannya sehari-hari, secara lahir maupun batin, meliputi ibadah kepada Allah maupun ibadah kepada manusia, sebab orang beriman tidak selalu berurusan dengan ibadah vertikal, tetapi juga ibadah horizontal yang harus seimbang.

Definisi iman

Kosa kata iman diambil dari kata amana  (آمَنَ) yu’minu (يُؤْمِنُ)  iimaanan (إِيْمَانًا) di mana dalam bahasa Arab memiliki arti percaya. Sebagaimana dijelaskan di bawah, pengertian iman adalah sebagai berikut ini:

اَلْاِيْماَنُ هُوَالتَّصْدِيْقُ بِالْقَلْبِ (التعريفات ص 40)
Definisi iman merupakan membenarkan (meng-iyakan) di dalam hati (Atta’rifat hlm 40).

Sementara definisi iman menurut pakar syari’at Islam sebagaimana kita ketahui bersama adalah:
اَلْاِيْماَنُ هُوَالْاِعْتِقاَدُبِالْقَلْبِ وَالْاِقْراَرُبِالِّساَنِ (التعريفات ص 40)

Pengertian iman adalah menekadkan dalam hati dan mengikrarkan di dalam lisan. (Atta’rifat hlm 40).

Sementara itu, di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Iman Thabrani, definisi iman adalah sebagai berikut:
اَلْاِيْماَنُ مَعْرِفَةٌ بِالْقَلْبِ وَاِقْراَرٌبِاللِّساَنِ وَعَمَلٌ بِالْاَرْكَانِ (رواه الطبراني)

Iman adalah sebuah tindakan untuk mengetahui dengan hati, mengikrarkan dengan lisan dan mengamalkan dengan anggota badan (H. R. Thabrani).

Dari beberapa uraian di atas bisa disimpulkan bahwa pengertian iman adalah membenarkan dan menyakini dalam hati, serta mengikrarkan dan mengamalkan dalam lisan dan perbuatan. Dalam terma syari'at Islam, pengertian iman bisa diartikan sebagai sebuah keyakinan terhadap segala ajaran dalam Islam di mana keyakinan itu membawanya pada sebuah tindakan-tindakan mulia sebagaimana diperintahkan dalam Al Quran maupun hadis, sekaligus menjauhi segala larangan yang diperintahkan Allah dalam Al Quran maupun hadis.

Ditulis Rohmat Syariffudin
Disunting Lismanto

0 Response to "Pengertian Iman"

Post a Comment