Perbedaan Emosi dan Kecerdasan Emosi

Prof Dr Sugiyo MSi. Foto: Unnes,dok
SEMARANG, Islamcendekia.com - Prof Dr Sugiyo, MSi, Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang menyatakan perbedaan antara emosi dan kecerdasan emosi. Hal itu disampaikan pada kuliah Perkembangan Peserta Didik pada Rabu (7/5/2014) di Kampus PPs Unnes, Bendan Ngisor, Semarang.

Menurut Prof Giyo, emosi dan kecerdasan emosi itu sangat berbeda jauh. Namun masih banyak orang salah kaprah menyebutkannya. "Emosi itu reaksi kepada sesuatu, sedangkan kecerdasan emosi berbeda dengan hal itu," tandasnya.

Prof Dr Sugiyo menjelaskan ada 5 indikator orang yang memiliki kecerdasan emosi. Pertama, mampu mengatur dirinya sendiri. Kedua, ulet. Ketiga, tekun dan tak pantang menyerah. Keempat, mampu berkomunikasi secara baik dengan siapa saja. Kelima, mempunyai motivasi diri yang tinggi. "Kelima-limanya itu bisa tinggi semua, tapi rata-rata orang hanya memiliki 1 dan 2," tuturnya.


Misalnya, ada orang takut, tidak percaya diri, itu ciri tidak memiliki kecerdasan emosi. Maka, lanjutnya, guru harus memberikan treatmen atau perlakuan yang mampu memancing kecerdasan emosinal.


"Sebenarnya emosional question itu tidak ada, yang ada adalah emotional intelligence," katanya. Tapi sudah salah kaprah orang mengucapkan itu.


Sebenarnya nenek moyang kita sudah mengajarkan ulet, tekun dan sebagainya. "Namun mereka tidak memberi nama, maka ya dijiplak psikolog barat," jelasnya.


Menurut Profesor bidang BK tersebut, yang menentukan kecerdasan anak di sekolah adalah 20 hanya kecerdasan kognitif, sedangkan 80 persennya kecerdasan emosi. Teori ini juga tidak terlalu benar 100 persen, karena tidak semua penelitian benar 100 persen.
Reporter dan Editor: Hamidulloh Ibda

1 Response to "Perbedaan Emosi dan Kecerdasan Emosi"