Jelang Ramadhan, Sepanjang Jalan di Semarang Macet

SEMARANG, ISLAMCENDEKIA.COM - Menjelang bulan puasa, tepatnya H-1, sepanjang ruas jalan di Kota Semarang mulai dari Semarang Barat hingga Semarang Timur terkena macet total, Sabtu (28/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Kemacetan yang hampir dipadati mobil dan sepeda motor ini dimulai dari jalan Jrakah (Semarang Barat) hingga Jalan Majapahit (Semarang Timur).

"Hari ini, Sabtu (28/6), umat Muhammadiyah sudah menjalankan aktivitas puasa. Sementara itu, umat Muslim yang ikut keputusan pemerintah akan mulai puasa besok, Minggu (29/6). Momentum inilah yang sepertinya membuat sepanjang jalan di Kota Semarang terkena macet," ujar Muhammad Mustakim (20), warga Kecamatan Ngaliyan asal Boyolali yang hendak berkunjung ke Kedungmundu. Menurut pengamatannya, kemacetan terjadi karena adanya berbagai kepentingan masyarakat untuk mempersiapkan dan menyambut bulan Ramadhan.

Adapun kemacetan yang parah terjadi di beberapa titik, di antaranya Krapyak, Kalibanteng hingga Simpanglima, Semarang. "Semua titik-titik kemacetan sebagian besar dipadati oleh mobil," tutur Mustakim. Anehnya, lanjut Mustakim, tradisi Dugderan yang biasa digelar masyarakat Kota Semarang menjelang ramadhan tidak terlalu menyebabkan kemacetan. Kalaupun ada kemacetan jalan, biasanya hanya di lokasi di mana dugderan digelar. Namun hari ini, hampir sepanjang ruas jalan mulai dari Semarang Barat hingga Semarang Timur terkena macet. Saya saja yang biasa melintasi dari Ngaliyan ke Kedungmundu biasanya memakan waktu sekitar 30 menit, hari ini bisa memakan waktu 60 hingga 90 menit.

Ada beberapa kemungkinan kemacetan terjadi jelang H-1 ramadhan. Salah satu yang paling mungkin adalah adanya berbagai kepentingan dari masing-masing masyarakat untuk berkunjung ke rumah saudara, belanja mempersiapkan buka puasa bagi warga Muhammadiyah yang sudah berpuasa, belanja mempersiapkan saur bagi umat Muslim Nahdliyin yang akan berpuasa pada Hari Minggu, dan berbagai kepentingan-kepentingan yang terkait dengan hari ramadhan," pungkas Nurul Anshori Wahyu Cokroningrat (19), warga Pati yang berdomisili di Kecamatan Ngaliyan.

Teks: Ririn P
Foto: Syafruddin Rifa'ie

0 Response to "Jelang Ramadhan, Sepanjang Jalan di Semarang Macet"

Post a Comment