Membumikan Blora Kota Barongan

BLORA, ISLAMCENDEKIA.COM - Selama ini sudah banyak wacana Blora Kota Barongan bermunculan. Para seniman barong menggelorakan gagasan tersebut karena Kabupaten Blora, Jawa Tengah terkenal dengan ratusan grup barongan dari berbagai kalangan. Hal itu disampaikan Indra Bagus Kurniawan, setelah pentas barong pada Jumat, 6 Juni 2014 malam di dukuh Triteh, desa Tambahrejo, Tunjungan, Blora.

Menurut Indra, barongan Blora memiliki keunikan sendiri dibandingkan dengan barong lainnya. Sehingga, sangat layak jika Blora dijadikan kota barongan. "Blora Kota Barongan harus dikenal banyak masyarakat Jawa Tengah, agar menjadi kekayaan budaya unik di Jawa Tengah," ujarnya.


Barongan, menurut Indra memiliki nilai spiritual dan budaya yang tinggi. "Barongan bukan sekadar masalah seni dan budaya, namun ada muatan spiritual tinggi ketika pentas dan hanya orang tertentu yang bisa mengetahuinya," ujar pemain barong dari Grup Singo Taruno Budaya Karang Tawang, Tawangrejo, Blora itu.


Agar tidak punah, masyarakat Blora dan umumnya di Jawa Tengah harus sadar untuk melestarikan budaya itu. "Budaya ini harus dilestarikan, salah satunya ya dengan menanggapnya ketika ada momentum tertentu," tuturnya saat pesta pesta pernikahan di rumah Sumardjan, SPd, M.MPd itu. Indra juga berahap agar wacana itu mendapat tanggapan dari pemerintah Blora. "Wacana Blora Kota Barongan akan sukses ketika ada dukungan dari pemerintah," harapnya.


Senada dengan itu, Hamidulloh Ibda, pemerhati budaya Blora juga menyatakan bahwa Blora sudah sangat cocok didaulat menjadi Kota Barongan. "Sejak tahun 2009 kan sudah ada deklrasi lebih dari 600 seniman barongan, maka sudah sangat cocok jadi kota barongan. Tak cukup dapat rekor MURI, namun Blora Kota Barongan harus dibaptis secepatnya," ujar mahasiswa Pascasarjana Unnes itu.

Ibda juga menyatakan bahwa barongan Blora memiliki keunikan sendiri daripada Reog Ponorogo. "Seni kesurupan saat ini menjadi barang langka dan mahal. Bahkan, barongan Blora ini sudah cocok masuk khazanah budaya nasional dan harus didaulat oleh UNESCO," harap Dia.

Budaya atau seni kesurupan, menurut Ibda adalah hal unik dan mahal. "Barongan itu kan wujud pemanfaatan kekuatan gaib, astral dan alam bawah sadar. Ada nilai mistis, spiritual dan nuansa enigmatis yang tinggi dalam pagelaran barongan. Jadi, kekayaan budaya seperti ini sudah sepatutnya didukung pemerintah," ujarnya.


Reporter dan Editor: Ah. Fauzin.

0 Response to "Membumikan Blora Kota Barongan"

Post a Comment