Nikmatnya Nikah Hanya 10 Persen, yang 90 Persen Enak Banget

BLORA, ISLAMCENDEKIA.COM - Banyak orang tidak tahu enaknya nikah yang itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. "Nikmatnya nikah itu 10 persen saja. Sedangkan yang 90 persen enak banget," tutur Hamidulloh Ibda penulis buku Stop Pacaran, Ayo Nikah yang pada 1 Juni 2014 resmi menikah.

Menurut Ibda yang juga Pemimpin Redaksi Islamcendekia.com, jika pemuda belum menikah, mereka tak tahu dan hanya tahu konsep indahnya nikah secara teoretis. "Kalau ingin tahu enaknya nikah ya nikah.Jangan hanya berteori. Karena fakta empiris lebih teruji daripada sekadar teori," ungkap mantan Ketua Umum Lingkar Studi Mahasiswa (LISUMA) Pati itu.


Menikah, menurut Ibda salah satu tujuannya adalah memenuhi kebutuhan biologis. Pernikah itu memang untuk memunuhi kebutuhan biologis, lanjut Ibda, tapi lebih dari itu, nikah merupakan jalan membentuk rumah tangga sakinah, mawaddah, warahman dan mendapat keturuan sah serta menjalin silaturrahmi. "Jadi, pernikahan sebenarnya tidak sekadar memenuhi kebutuhan biologi, namun juga memperkuat spiritualitas manusia. Jika belum menikah, maka iman dan takwa seorang muslim belum sempurna," ujar Ibda.


Di sisi lain, kata Ibda, dari bangun sampai mau tidur kita punya teman, makan ditemani istri, salat berjamaah, punya masalah bisa didiskusikan bersama. "Itulah indahnya nikah, tapi masih banyak orang belum berani nikah dengan sejuta alasan. Jika mau tahu kekuatan untuk menikah, mungkin para pemuda perlu membaca bukuku berjudul Stop Pacaran Ayo Nikah," tandasnya.


Selama ini banyak adagium bahwa menikah itu modalnya banyak, baik materi maupun non materi. Hal itu membuat sebagian pemuda, terutama kaum adam untuk mengurungkan diri dan memperlambat pernikahan mereka. Sehingga, sering terjadi perpisahan antara sepasang kekasih karena laki-lakinya tidak berani menikahi perempuan tersebut.


Hubungan biologis jika dilakukan suami istri itu justru menjadi ibadah. Namun selain dengan muhrim, akan mendapat dosa besar. Nikmatnya hubungan biologis pasangan suami dan istri, pasti tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Karena itulah rahasia Allah kepada hambanya. Bahkan, nikmatnya hubungan intim itu merupakan salah satu pancingan Allah agar muslim menambah takwa. 


"Nikmatnya hubungan intim itu hanya 10 persen bahkan hanya 1 persen dari nikmat surga. Jika ada orang bercerita tentang nikmatnya hubungan intim secara detail, itu hanya 10 persen, sedangkan 90 persennya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," ujar Ibda.

Jadi, lanjut Ibda, kalau mau tahu enaknya nikah ya solusinya menikah. "Bukan malah melampiaskan nafsu di luar pernikahan. Itu kan justru membuat dosa besar. Padahal, hubungan intim dengan istri sendiri kan jadi ibadaha," pungkasnya. Setelah menikah, Saya menyesal, lanjut Ibda, menyesal mengapa tak dari dulu Saya menikah. "Yang jelas, setop pacaran ayo nikah. Karena semua perempuan yang akalnya sehat, pasti ingin dinikahi, bukan sekadar dipacari," jelasnya.
Reporter dan Editor: Ah Fauzin.

0 Response to "Nikmatnya Nikah Hanya 10 Persen, yang 90 Persen Enak Banget"

Post a Comment