Penulis Buku Demokrasi Setengah Hati Serukan Pilih Pemimpin Religius


SEMARANG, ISLAMCENDEKIA.COM – Penulis Buku Demokrasi Setengah Hati, Hamidulloh Ibda menyatakan masyarakat seharusnya memilih pemimpin yang religius dan mengutamakan prinsip demokrasi. “Melihat debat capres-cawapres perdana kemarin, kita belum melihat detail program dan blueprint mereka terhadap peradaban agama, pluralisme dan visi memajukan kehidupan beragama masyarakat Indonesia,” tutur Hamidulloh Ibda tak lama ini.

Ibda yang juga Pimred Islamcendekia.com bahwa debat perdana capres-cawapres belum memuaskan rakyat. “Konflik atas nama agama sebenarnya lebih berbahaya daripada sekadar konflik politik. Jika masalah agama itu sudah masuk masalah keyakinan pada Tuhan, jika tidak ada road map mengenai hal itu, maka akan berbahaya bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Jika mampu diredam, lanjut Dia, konflik agama akan mengurangi angka pertikaian atas nama agama, terorisme, saling fitnah dan sebagainya. “Maka, kita harus memilih pemimpin yang religius dalam pikiran, ucapan dan tindakan,” paparnya.

Ibda juga berharap agar semua visi-misi yang ditawarkan capres-cawapres, baik pasangan Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta tidak sekadar janji. “Empat orang tersebut adalah antiklimaks dari semua pasangan yang digadang-gadang menjadi pemimpin Indonesia. Maka, mereka harus serius membenahi demokrasi, ekonomi dan yang paling penting adalah keberlangsungan kehidupan beragama di Indonesia,” pungkasnya.

“Siapa saja yang terpilih nanti, mereka sangat dilarang main-main, setengah hati apalagi tanpa hati. Jika mereka masih setengah hati dan belum siap menjadi pemimpin di negeri ini, mendingan saat ini mereka mundur sekarang juga,” tegas Dia.
Reporter dan Editor: Achmad Hasyim.

0 Response to "Penulis Buku Demokrasi Setengah Hati Serukan Pilih Pemimpin Religius"

Post a Comment