Pengertian dan Macam-Macam Ibadah Menurut Fuqaha

Fuqaha adalah ulama yang ahli di bidang fikih (al fiqh). Sedangkan fikih sendiri meliputi hasil ijtihad para alim ulama terdahulu, terutama imam empat madzab yang populer dikenal dengan fiqih mazhab Imam Hanafi, Imam Syafi'i, Imam Maliki, dan Imam Hambali. Berbeda dengan syariat yang didefinisikan sebagai wahyu yang diturunkan Allah kepada manusia berupa Al Quran, termasuk hadis. Adapun pengertian ibadah menurut fuqaha adalah segala perbuatan yang dilakukan untuk mendapatkan ridha Allah dan berharap kepada pahala yang diberikan Allah di akhirat.

Menurut fuqaha, ta'abbud yang diartikan "beribadah" bermakna melaksanakan semua hak Allah. Menurut sebagian fuqaha, ubudiyah akan menciptakan kehambaan diri kepada Allah, sedangkan ibadah lebih dari sekadar menghambakan diri. Fuqaha berpandangan bahwa ibadah adalah bentuk penghambaan diri secara totalitas kepada Allah di mana hanya Allah yang berhak menerima atau menolaknya. Dari definisi tersebut, sebagian ulama fuqaha mengartikan "ubudiyah" dan "ibadah" adalah dua entitas yang sama, memiliki arti serupa, dan satu hakikat.

Ibadah diwujudkan dalam bentuk mencari keridhaan Allah secara lahir dan batin serta secara sungguh-sungguh karena Allah ta'ala, bukan karena manusia atau karena hal lainnya. Sementara itu, hal-hal yang berkaitan dengan hukum yang dilakukan untuk keluarga, masyarakat, serta negara bukan dikatakan sebagai ibadah, tetapi muamalah. Inilah perbedaan ibadah menurut fuqaha dan ulama akhlak.

Menurut fuqaha, macam-macam ibadah dibagi menjadi dua, yaitu ibadah mahdhah (misalnya iman, shalat, puasa, serta haji) dan ibadah ghairu mahdhah (misalnya zakat, amal jariyah, kaffarah). Selanjutnya, macam-macam ibadah menurut fuqaha dibagi menjadi lima macam, yaitu:

- Ibadah badaniyah atau ibadah dzatiyah, contohnya shalat
- Ibadah maliyah, contohnya adalah zakat
- Ibadah ijtima'iyah, contohnya adalah haji
- Ibadah ijabiyah, misalnya adalah thawaf
- Ibadah salbiyah, seperti meninggalkan sesuatu yang dilarang atau diharamkan selama berihram

Demikian pengertian dan macam-macam ibadah menurut fuqaha di mana pengertian ibadah menurut pandangan fuqaha dan ulama akhlak memiliki perbedaan terma yang signifikan. Jika ulama akhlak memandang muamalah merupakan bagian dari ibadah, sedangkan fuqaha mengklasifikasikan ke dalam terma "muamalah", bukan ibadah. Hal ini sebetulnya sama, tetapi berbeda pada tataran klasifikasi.

0 Response to "Pengertian dan Macam-Macam Ibadah Menurut Fuqaha"

Post a Comment