Pengertian Ibadah Menurut Islam

Menurut Islam, pengertian ibadah dibagi ke dalam dua tema besar, yaitu pengertian ibadah secara umum dan khusus. Menurut makna umum, ibadah adalah segala sesuatu yang disukai dan diridhai Allah Swt, baik ibadah tersebut berupa perkataan maupun perbuatan, baik yang terang (eksplisit) maupun yang tersirat (implisit).

Pengertian ibadah secara universal

Jadi, pengertian ibadah secara luas-universal adalah segala tindakan baik berupa perkataan maupun perbuatan yang disenangi dan diridhai Allah Swt. Untuk mengetahui tindakan tersebut disukai dan diridhai Allah atau tidak, indikasinya adalah tindakan tersebut memberikan kebaikan dan kemaslahatan kepada orang lain sekaligus terdapat dalam perintah Al Quran maupun hadis.

Berdasarkan definisi tersebut, pengertian ibadah secara luas mencakup wilayah muamalah. Nabi Muhammad Saw bersabda: "Addinul muamalah" yang berarti "agama adalah muamalah". Sementara itu, muamalah apabila ditinjau dari segi tasawuf dibagi ke dalam dua hal, yaitu muamalah dengan Tuhan yang telah menciptakan (muamalatun ma'al Khaliq) dan muamalah dengan makhluk (muamalatun ma'al makhluq).

Berdasarkan uraian tersebut, bisa disimpulkan bahwa pengertian ibadah menurut Islam dibagi ke dalam dua definisi:

1. Ibadah khash (tertentu)
- makna khash menurut ahli ushul adalah hukum yang tidak jelas illat, sebab, alasan, atau hikmahnya.
- makna khash menurut fuqaha adalah hukum yang dilakukan seorang hamba untuk mengharapkan pahala dan dikerjakan sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah Swt

2. Ibadah Aam (umum)
'aam (baca: am) adalah hukum yang dilakukan atas ketetapan Allah serta diridhai oleh-Nya. Dalam hal ini, pengertian ibadah menurut fiqh adalah pengertian yang khash.

Demikian pengertian ibadah menurut Islam yang dibagi ke dalam dua klasifikasi, yaitu pengertian ibadah secara umum ('aam) dan khusus (khash). Sementara itu, menurut sarjana hukum Islam Lismanto, ibadah secara garis besar dibedakan ke dalam dua grand tema, yaitu ibadah yang kaitannya dengan Tuhan (hablum minallah) dan ibadah yang kaitannya dengan manusia (hablum minannas). Menurutnya, keduanya harus berjalan seimbang. Sebab, keduanya adalah dua hal yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan.

"Ibadah vertikal (Tuhan) dalam Al Quran direpresentasikan sebagai shalat, sedangkan ibadah horizontal (manusia) direpresentasikan dengan zakat. Keduanya selalu berjalan beriringan dan seimbang," ujar Lismanto saat ditemui tim Litbang Islamcendekia.com.

Pengertian ibadah menurut Islam dikategorikan secara lebih spesifik, yakni sebagai berikut:

1. Pengertian Ibadah Menurut Ahli Ushul Fiqh
2. Pengertian dan Macam-Macam Ibadah Menurut Fuqaha
3. Pengertian Ibadah Menurut Ulama Tasawuf
4. Pengertian Ibadah Menurut Ulama Akhlak
5. Pengertian Ibadah Menurut Ulama Tauhid, Tafsir dan Hadis
6. Pengertian Ibadah Menurut Ahli Bahasa

0 Response to "Pengertian Ibadah Menurut Islam"

Post a Comment