Pengertian Ibadah Menurut Ulama Tasawuf

Menurut ulama tasawuf, ibadah adalah mengerjakan segala sesuatu yang berlawanan dengan keinginan hawa nafsunya dalam rangka membesarkan Allah. Ulama tasawuf mendefinisikan ibadah sebagai hal-hal yang dilakukan seorang mukallaf dalam hubungannya dengan ubudiyah. Dalam hal ini, ibadah berarti menjalani apa yang menjadi perintah Allah Swt dan menjauhi segala yang menjadi larangan Allah Swt.

Ulama tasawuf juga mengartikan ibadah adalah perbuatan ridha atau ikhlas terhadap apa yang diberikan Allah kepada kita dan bersabar terhadap segala yang diberikan kepada Allah dan segala yang hilang atau yang tidak diperolehnya. Pengertian ibadah menurut ulama tasawuf dibagi menjadi tiga hal:

Pertama, beribadah kepada Allah lantaran mengharapkan ridho dan pahalanya serta takut dengan segala ancaman dan siksaan yang diberikan Allah kepada manusia. Hal ini berarti mengharapkan pahala dan surga serta takut dengan dosa dan neraka adalah bagian dari ibadah kepada Allah. Dengan pandangan ini, maka manusia didorong untuk menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Kedua, beribadah kepada Allah lantaran beranggapan bahwa ibadah adalah perbuatan mulia yang apabila dilakukan maka seseorang tersebut akan mendapatkan kemuliaan dari Allah sehingga ibadah kategori ini dilakukan oleh seseorang yang mulia jiwanya.

Ketiga, beribadah kepada Allah sebab berpandangan bahwa Allah merupakan Tuhan pencipta manusia dan segala makhluk yang patut disembah. Menyembah Allah tidak memandang apakah ibadahnya mendapatkan imbalan dari Allah atau tidak.

Demikian definisi ibadah menurut ulama tasawuf yang dapat dijadikan sebagai kerangka acuan untuk menilai pengertian ibadah menurut ulama-ulama lainnya. Ibadah menurut ulama tasawuf identik dengan ibadah yang berkaitan dengan ubudiyah.

0 Response to "Pengertian Ibadah Menurut Ulama Tasawuf"

Post a Comment