Arti Kata Ta’aruf

Arti Kata Ta’aruf
Arti kata ta'aruf dalam Islam adalah perkenalan atau pendekatan. Ta’aruf tidak ada kata pacaran dalam agama Islam, tapi agama Islam mengajarkan ta’aruf, tib’at dan menikah. Islam mengharamkan wanita dan pria bersentuhan jika tidak mahromnya. Padahal remaja zaman sekarang tidak gaul kalau tidak pacaran, tidak gaul kalau tidak bisa memanfaatkan pacarnya. Benarkah demikian?

Tentu keliru. Remaja gaul justru bisa menjaga ajaran Nabinya untuk tidak mendekatkan diri kepada zina. Pacaran boleh saja asalkan memiliki nilai-nilai positif. Meskipun begitu, tidak bisa disamakan arti kata ta'aruf dengan pacaran.

Memanfaatkan pacar yang dimaksud di atas dalam arti menikmati kekayaan, tubuh, dan menikmati yang dia miliki. Bahkan, pacaran dengan cara yang demikian hanya membebankan dosa besar kepada kita. Mengakibatkan rusaknya moral dan akhlakul karimah pada remaja zaman sekarang. Untuk itu, arti kata ta'aruf tidak bisa dimaknai sama dengan pacaran.

Bahkan, pacaran bisa menghancurkan masa depan jika tidak bisa mengendalikan nafsunya. Jika kita telah terbujuk oleh syaitan, semuanya akan menjadi lebih indah dalam sekejap, namun penyesalan dan neraka adalah tempat bagi orang-orang yang menikmati keharaman.

“Jika engkau bahagia dalam keadaan berdua dengan lawan jenismu, engkau bukan mahromnya syaitanlah menjadoi orang ketiga dalam keadaanmu itu.” Demikian Islam mengajarkan kepada kita agar tidak membiasakan pacaran dengan berdua-duaan yang ujungnya mendekati kepada zina.

Allah telah memberikan kenikmatan yang lebih kepada kita, namun jika kita tidak bisa mensyukuri nikmat yang teelah diberikan kepada allah kita hanya bisa meratapi dosa saat di padang mahsyar. Dari segi bahasa saja, arti kata ta'aruf sudah berbeda dengan pacaran.

Arti kata ta'aruf adalah perkenalan kepada lawan jenis dalam rangka menindaklanjuti ke jenjang lebih serius dalam menunaikan sunnah Nabi. Sementara itu, pacaran saat ini sudah mengalami peyorasi dan stereotipis yang mengarah pada kasih sayang kedua orang di mana tidak menggunakan aturan syariat yang benar.
_______
Penulis: Tim jurnalistik MAN Demak; Alif Laily M, Weny Rachmasari, Nur muarifah, Ummi salamah, Risky Yanuarita, Nuzulul muhamad nur, N  Alawi

0 Response to "Arti Kata Ta’aruf"

Post a Comment