Guru SD Revolusioner Harus Mahir Sastra



Semarang, Islamcendekia.com – Meskipun belum resmi dilaunching, buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner karya Hamidulloh Ibda dan Dian Marta Wijayanti sudah diberi banyak masukan, kritik dan apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satu tokoh nasional yang memberi masukan adalah Fatin Hamama. Penyair nasional ini mengatakan Guru SD Revolusioner Harus Mahir Sastra yang diwujudkan dengan berbagai macam ekspresi.

Guru SD Revolusioner Harus Mahir Sastra, apalagi anak SD itu kan suka puisi, cerpen, dan cerita yang mengandung nilai-nilai positif,” ujar Fatin Hamama, Minggu (9/11/2014) di Balaikota Semarang saat menjadi Dewan Juri Lomba Baca Puisi Tingkat Nasional Formaci Jateng.

Menurut penyair yang aktif di Kenduri Cinta ini, siapa saja harus mengenal sastra secara dalam. “Sangat bagus, jika Mas Ibda ini aktif di acara sastra dan budaya seperti Gambang Syafaat, pengajian budaya, Maiyahan dan acara-acara para budayawan,” ujarnya. Fatim Hamama juga berpesan pada Ibda, jika nanti jadi orang besar dilarang sombong.  Aku doakan, katanya, kamu jadi orang besar. “Tapi kalau sudah jadi orang besar, jangan lupa dengan saya,” ungkap Fatin.

Di dunia sastra, Fatin Hamama memang tak bisa diragukan. Ia kerap menulis antologi puisi religus. Sejak SD, ia kerap menjadi juara lomba baca puisi. Fatin juga lulusan Universitas Al Azhar Kairo. Di sela-sela kesibukan, Fatim sering ke luar negeri untuk membaca puisi, seperti Korea, Malaysia, Australia dan sebagainya.

Aktivis, penulis, pengkaji pendidikan dan cendekiawan seusia Anda ini, katanya, harus rajin dan aktif di berbagai hal. “Untuk masalah revolusioner, salah satu caranya dengan membekali guru dengan kemampuan sastra yang mantab,” jelasnya. Mahir dalam konteks ini, menurut Dian, tidak sekadar tahu ilmu sastra, namun juga harus bisa menulis karya sastra. “Guru SD itu kan profil guru penuh cinta, jadi mau tidak mau ya harus pandai sastra. Hal itu sudah saya tulis di buku saya ini, meskipun tidak secara detail membahas sastra,” paparnya. (NM/Foto: Islamcendekia.com).

Mau tahu lebih dalam tentang guru revolusioner, baca juga Guru Revolusioner.

0 Response to "Guru SD Revolusioner Harus Mahir Sastra"

Post a Comment