Jadi Rakyat Biasa, SBY Ingin Negerinya Semakin Baik

Jadi Rakyat Biasa, SBY Ingin Negerinya Semakin Baik
Sepuluh tahun memimpin bangsa Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya meletakkan jabatannya pada 20 Oktober 2014 lalu bersamaan dengan dilantikknya Joko Widodo. Publik pun bertanya: apa aktivitas SBY setelah tak jadi presiden?

Jadi rakyat biasa, SBY ingin negerinya semakin baik. Inilah kata yang cocok untuk menggambarkan aktivitas ideal mantan Presiden SBY. "Insya Allah, saya ingin menjadi salah satu bagian dari dua ratus lima puluh juta jiwa penduduk Indonesia yang menginginkan dan mendambakan negerinya semakin baik di masa depan," ujar SBY.

Itulah cerita dan curhatan seorang mantan Presiden yang menginginkan bangsa dan negaranya terus baik, maju dan makmur meski ia tak lagi menjadi bagian dari tokoh yang memimpin bangsa Indonesia lima tahun ke depan.

Bahkan, pasca-meletakkan jabatannya sebagai presiden, SBY masih saja mendapatkan penghargaan dari dunia internasional yang diserahkan United Nations Environment Programme (UNEP) atas jasanya di bidang lingkungan hidup.

SBY menyabet penghargaan "The Champion of The Earth 2014" yang biasanya diberikan kepada tokoh-tokoh yang memiliki peran dan kontribusi positif untuk perkembangan kelestarian lingkungan hidup.

Meski sudah menjadi rakyat biasa, dunia internasional masih saja menyorot dan memberikan apresiasi berupa penghargaan. Ini menjadi bukti prestasi SBY selama ini. Meski jadi rakyat biasa, SBY ingin negerinya semakin baik. (ic/Lismanto)

0 Response to "Jadi Rakyat Biasa, SBY Ingin Negerinya Semakin Baik"

Post a Comment