Tujuh Dosa Penulis Menurut Prof Dr Amat Mukhadis



Semarang, Islamcendekia.com – Prof Dr Amat Mukhadis, MPd mengatakan saat ini banyak dosa besar penulis terjadi, termasuk dalam penelitian tesis dan disertasi. Profesor dari Universitas Negeri Malang ini mengatakan hal tersebut pada Sabtu (29/11/2014) saat menjadi pembicara di Seminar Nasional bertajulk bertajuk “Publikasi Hasil Penelitian Tesis dan Disertasi melalui Jurnal Ilmiah Terakreditasi 2014” yang bertempat di Patra Semarang Convention Hotel Semarang.

Seminar Nasional tersebut diselenggarakan Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang diisi dua pemateri andal. Agenda nasional ini diikuti ratusan mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan mahasiswa serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi lain.
Menurut Prof Mukhadis, ada tujuh dosa besar penulis yang selama ini terjadi di kalangan akademisi. “Dosa besar penulis, yang pertama adalah fabrication yaitu melakukan penelitian yang fiktif. Kedua, falcifation yaitu memanipulasi bahan, proses, data, sehingga hasil penelitian bias,” paparnya di hadapan ratusan peserta seminar.

Selain itu, lanjutnya, plagition atau penjiplakan juga menjadi dosa besar penulis. Di sisi lain menurut Prof Mukhadis, explanation, injustice, intended careless dan duplication juga menjadi dosa besar penulis. Tujuh Dosa Penulis Menurut Prof Dr Amat Mukhadis ini merupakan pengingat kepada mahasiswa PPs Unnes agar menjadi akademisi yang berintegritas tinggi.

Selain Prof Mukhadis, dalam seminar tersebut juga menghadirkan Prof Dr Ir Djoko Santoso MSc dari Institut Teknologi Bandung. “Plagiasi sangat dilarang negara, sudah banyak kasus yang memalukan. Maka dari itu, pengutipan harus kita akui sebagai bukti kita mengakui ide, data dan penelitian orang lain,” papar Profesor yang juga mantan Rektor Universitas Indonesia tersebut. (IC/Foto: Islamcendekia.com).

0 Response to "Tujuh Dosa Penulis Menurut Prof Dr Amat Mukhadis"

Post a Comment