Buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner Dikoleksi Perpustakaan UIN Walisongo Semarang



Ngaliyan, Islamcendekia.com –  Buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner Dikoleksi Perpustakaan UIN Walisongo Semarang. Buku yang ditulis Hamidulloh Ibda dan Dian Marta Wijayanti tersebut merupakan buku unik yang diterbitkan Kalam Nusantara. “Ada dua buku saya yang dikoleksi Perpustakaan UIN Walisongo Semarang, yaitu buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner? Dan Stop Pacaran Ayo Nikah,” ujar Ibda kepada Islamcendekia.com, Rabu (3/12/2014).

Buku tersebut, kata Ibda, adalah buku ketiga setelah Demokrasi Setengah Hati dan Stop Pacaran Ayo Nikah. “Tebalnya x+156 yang bisa dipinjam melalui petugas Perpustakaan UIN Walisongo Semarang,” paparnya.

Senada dengan itu, M Qomarudin SPd pegawai Perpustakaan UIN Walisongo mengatakan keberadaan buku baru sangat diberi apresiasi. “Semua buku yang ada di Perpustakaan UIN Walisongo sangat membantu mahasiswa, maka semua alumni yang menjadi penulis saya harap bisa memberikan buku sebagai koleksi kami,” ujarnya. Tidak hanya Qomar, Kepala Perpustakaan UIN Walisongo Miswan, MHum juga menyambut baik buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner tersebut.

Qomar berharap adanya buku koleksi baru menjadi daya tarik mahasiswa untuk berkunjung ke perpustakaan. “Biasanya mahasiswa itu pergi ke perpustakaan hanya pas skripsi dan mencari referensi makalah, itu pun hanya sebagian mahasiswa,” tutur bapak dari satu anak tersebut. (IC/AH/Foto:Kalam Nusantara).

0 Response to "Buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner Dikoleksi Perpustakaan UIN Walisongo Semarang"

Post a Comment