Lembaga Bimbingan Belajar Islami Harus Penuhi Kebutuhan Anak



Semarang, IslamCendekia.com – Lembaga bimbingan belajar islami harus penuhi kebutuhan anak. Hal itu disampaikan Dian Marta Wijayanti, Direktur Utama Smarta School Semarang, Selasa (9/12/2014). Menurut guru SDN Sampangan 01 Kota Semarang itu, anak-anak sebenarnya tak sekadar butuh pandai secara intelektual, namun mereka juga butuh cerdas spiritual. “Cerdas spiritual ya salah satunya mantab dalam karakter agamanya. Maka, semua Bimbel yang berbasis islami maupun setengah islami harus penuhi kebutuhan rohani anak,” paparnya.

Kepada IslamCendekia.com, Dian mengatakan saat ini sudah banyak Bimbel bermunculan. “Kemunculan Bimbel itu sebagai wujud ketidakpuasan anak terhadap sekolah formal,” papar guru pendamping Kurikulum 2013 Kota Semarang itu. Menurutnya, semua Bimbel harusnya peka dan memahami gaya belajar anak.

Ada anak yang suka bermain, lanjutnya, ada yang suka bermain sambil belajar. “Ada juga yang sukanya belajar, ada yang suka ngaji, hal itu harus dipahami dan dikonsep Bimbel agar hak anak untuk tahu tentang agamnya tak tertinggalkan,” jelas penulis buku Siapkah Saya Menjadi Guru SD Revolusioner itu.

Dalam belajar, menurut Dian hal utama adalah kenyamanan. “Di Bimbel kami, anak bebas melakukan hal-hal yang mereka inginkan asalkan nyaman dan belajar tetap jalan. Apalagi, hari-hari ini anak disibukkan dengan UAS yang semakin mencekam psikis siswa. Guru Bimbel harus tetap memenuhi kebutuhan keilmuan anak, spiritual dan keagamaan anak,” katanya.

0 Response to "Lembaga Bimbingan Belajar Islami Harus Penuhi Kebutuhan Anak"

Post a Comment