Naas, Seorang Warga Dikubur di Halaman Rumah Karena Tak Beragama Islam

BREBES, IslamCendekia.Com - Naas, seorang warga penganut keyakinan Sapto Dharmo di Brebes, Jawa Tengah, terpaksa dikuburkan di halaman pekarangan rumah lantaran tidak beragama Islam. Kabar ini disebarkan Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) melalui akun facebook resminya, Senin (8/12).

Sontak, kabar ini melukai rasa kemanusiaan dan kebebasan berkeyakinan yang hidup di negara Pancasila. Kasus ini akan memberikan citra negatif terhadap Islam yang sebetulnya sangat toleran dan menghargai perbedaan, termasuk perbedaan kepercayaan sekalipun. Keyakinan Sapto Dharmo sendiri merupakan salah satu keragaman budaya dan kepercayaan Nusantara yang hidup sejak ratusan tahun lalu. Kepercayaan ini identik dengan agama orang Jawa di luar sinkretisasi agama baru yang datang seperti Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan lainnya.

Naas, Seorang Warga Dikubur di Halaman Rumah Karena Tak Beragama Islam

Terkait dengan informasi pemakaman warga penganut kepercayaan Sapto Darmo Brebes yang dimakamkan di halaman pekarangan rumah sendiri, berikut beritanya yang disebarkan eLSA di situs jejaring sosial facebook.

"Tadi pagi pukul 05.10 WIB kami dihubungi salah satu warga Sapto Darmo desa Siandong kecamatan Larangan kabupaten Brebes. Dalam obrolan melalui telepon yang berlangsung sekitar 15 menit, warga Sapto Darmo memberi kabar duka, yakni tetangganya yang bernama Daodah (55 tahun), pemeluk Sapto Darmo, meninggal dunia tadi malam pukul 23.00 WIB.

Ketika hendak dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa Siandong, kepala desa Siandong, Taufik HS, melarangnya dengan alasan makam tersebut milik orang Islam. Padahal bukan, makam itu milik desa, bukan milik kelompok agama tertentu. Penolakan dari perangkat desa itu atas desakan dari tokoh agama Islam setempat.

Akhirnya, almarhumah Daodah terpaksa dimakamkan di pekarangan milik pribadi tadi pagi pukul 10.00 WIB. Kepada aktivis kemanusiaan dimohon untuk ikut serta membantu mengembalikan hak pelayanan publik warga Sapto Darmo, mereka adalah warga negara Indonesia yang memiliki hak dan kewajiban sebagaimana umat Islam Indonesia.

Bagi yang ingin tahu lebih jelas silahkan menghubungi Bapak Carlim, tetangga korban (kontak person: 081911651669) atau bisa menghubungi kami. Terimakasih atas perhatian sahabat-sahabat sekalian. Salam damai."

0 Response to "Naas, Seorang Warga Dikubur di Halaman Rumah Karena Tak Beragama Islam"

Post a Comment