Bung Karno: Meski Merayap, Saya Akan Datang ke Muktamar NU

Muktamar NU - Saya cinta kepada NU (red: Nahdlatul Ulama), saya gelisah jika ada orang mengatakan bahwa dia tidak cinta kepada NU. Meski harus merayap, saya akan datang di Muktamar ini supaya orang tidak meragukan kecintaan dan kedekatan saya dengan NU.

Demikian sepenggal sambutan Ir Soekarno (Bung Karno) pada Muktamar NU ke 23 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah pada 28 Desember 1952. Kalimat ini menggema di berbagai media sosial, bertepatan dengan agenda Muktamar NU ke 33 di Jombang 2015 pada tanggal 1 hingga 5 Agustus 2015.

Kalimat sambutan pidato Bung Karno tersebut seolah mengingatkan kepada generasi warga Nahdliyin pada zaman modern ini, termasuk bangsa Indonesia betapa organisasi masyarakat (ormas) Islam NU memiliki peran dan kontribusi yang besar dalam kemerdekaan Negara Indonesia.

Bung Karno Meski Merayap, Saya Akan Datang ke Muktamar NU

Baca berita lainnya: Ini 3 Alasan MUI Keluarkan Fatwa Haram BPJS Kesehatan

Dari informasi yang dihimpun IslamCendekia.Com dari berbagai sumber, Mantan Presiden RI Ir Soekarno cinta kepada Nahdlatul Ulama karena memiliki kesamaan ideologi, visi, dan cita-cita paling fundamental.

Menurut Bung Karno, NU adalah organisasi keagamaan yang memiliki sifat dan karakter yang terbuka, serta dinamis. Di dalam NU, beragam pendapat bisa terakomodasi, terus berkembang dan lestari.

Dengan demikian, NU merupakan ormas yang dinilai bisa memperkokoh fakta dan kultur kebhinnekaan masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke yang serba plural. NU di mata Soekarno juga punya watak nasionalisme yang ikut berperan dalam revolusi kemerdekaan.

Muktamar NU 33 Jombang 2015
Dalam Muktamar NU ke-33 di Jombang 2015, mengambil tema "Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia".

Menurut panitia muktamar 33 NU, Islam Nusantara adalah Islam yang memiliki khas Indonesia, yaitu sebuah gabungan antara nilai Islam teologis dan nilai tradisi lokal budaya, serta adat istiadat di Tanah Air.

Menurut panitia Muktamar NU ke 33 pula, salah satu maha karya Islam Nusantara adalah tegakknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila. Dalam pandangan Islam Nusantara, Pancasila adalah intisari ajaran Islam ahlussunnah wal jamaah dan Indonesia adalah darus salam.

Simak berita lainnya: JOKOWI: Kita Harus Teladani Nabi Muhammad Saw

Islam Nusantara itulah yang menjadi tema besar dalam Muktamar NU ke 33 di Jombang, Jawa Timur 2015 besok. Agenda tersebut akan dihadiri para tokoh, ulama, serta Presiden RI Joko Widodo.

Selamat dan sukses Muktamar ke 33 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur 2015. Semoga bisa mengawal perubahan yang lebih baik untuk bangsa dan negara Indonesia.

0 Response to "Bung Karno: Meski Merayap, Saya Akan Datang ke Muktamar NU"

Post a Comment