Beda Umat Islam Indonesia dan Timur Tengah di Mata Seorang Sufi

PATI, Islamcendekia.com - Kiai Budi Hardjana, seorang sufi yang juga pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Islah Meteseh, Tembalang, Semarang mengatakan, di saat ulama-ulama dan umat Islam di Timur Tengah membayangkan tentang indahnya surga, umat Muslim di Indonesia mestinya tidak.

Umat Islam di Timur Tengah membayangkan indahnya surga dengan air jernih yang mengalir di sungai, buah-buahan lebat yang menggelantung di pepohonan, hijaunya padang, dan segala keindahan surga lainnya.

Semua pandangan, bayangan, imajinasi dan mimpi-mimpi tentang surga itu semua ada di Indonesia. Warga Indonesia sudah merasakan apa yang dibayangkan umat Timur Tengah tentang surga. "Bayangan surga itu bagi orang Indonesia sudah ada di depan mata. Inilah Indonesia, inilah surga," kata Kiai Budi saat memberikan ceramah dalam agenda Suluk Maleman bertajuk Zaman Prasangka di Rumah Adab Mulia Jl Diponegoro No 94 Pati, Jawa Tengah, Minggu, 17 Januari 2016 dini hari.

suluk maleman pati kiai budi

Karena itu, di saat orang-orang di Timur Tengah membayangkan dan bermimpi tentang surga, mestinya orang-orang Indonesia bukan mencari surga lagi, tetapi mencari yang tidak tampak di mata, yaitu Allah.

"Di Indonesia, surga sudah tampak di depan mata. Yang mesti dilakukan umat Muslim di Indonesia adalah mencari tentang yang tidak nampak di indera, yaitu Allah. Tuhan semesta alam," tuturnya Kiai Budi kepada Islamcendekia.com.

Pasalnya, bersatunya hamba dan Tuhannya itulah sejatinya hidup, akhir dari sebuah perjalanan manusia. Tujuan dari kehidupan dengan lantaran agama bukanlah surga, tetapi bertemu dengan Allah. Itu yang dinamakan "cinta".

Kondisi geografis antara Indonesia dan Timur Tengah itulah yang mestinya bisa disadari betapa manusia yang hidup di Tanah Nusantara harus selalu bersyukur. Di saat orang-orang di dunia membayangkan tentang surga, orang Indonesia sudah dilahirkan di tanah surga.

Itulah perbedaan umat Islam di Indonesia dan Timur Tengah di mata seorang sufi, Kiai Budi Hardjana. (*)

2 Responses to "Beda Umat Islam Indonesia dan Timur Tengah di Mata Seorang Sufi"

  1. indonesia disebut surga? haduh..

    ReplyDelete
  2. Kalau Indonesia adalah surga, Berarti Allah Swt tidak adil...
    Karena hanya orang2 tertentu aja serta orang kafir (yang mengeruk kekayaan Indonesia) yang bisa menikmati surga...

    ReplyDelete