Kasus Teror Bom Sarinah Jakarta Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA, Islamcendekia.com - Tragedi teror bom bunuh diri dan penembakan di kawasan Sarinah Plaza, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Januari 2016 membuat Indonesia berduka. Aksi terorisme yang menewaskan tujuh orang dengan 23 orang mengalami luka-luka itu mendapatkan kutukan dan kecaman dari berbagai pihak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pemerintah Amerika Serikat mengecam keras aksi teror bom yang berlangsung di jantung ibukota Indonesia itu. Sementara itu, ISIS dalam pernyataan resmi mengklaim bahwa tindakan teror bom itu perbuatannya melalui "prajurit khalifah."

Netizen dan umat Muslim pun turut mengecam kejahatan kemanusiaan itu. Harakah Sunniyah untuk Masyarakat Islami (HASMI), misalnya.

Organisasi Islam ini dalam siaran pers yang diterima redaksi Islamcendekia.com, Jumat, 15 Januari 2016 menyatakan enam sikap terkait dengan peristiwa serangan teror bom bunuh diri dan penembakan yang terjadi di kawasan Sarinah Plaza, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

foto peristiwa teror bom sarinah jakarta

Pertama, HASMI menolak dan mengecam keras tindakan teror tersebut dan para pelaku yang terlibat.

Kedua, HASMI menolak semua aksi terorisme yang menyebabkan stabilitas nasional di Indonesia terganggu.

Ketiga, HASMI ikut berduka cita untuk para korban dari tragedi bom bunuh diri dan penembakan di kawasan Sarinah Jakarta.

Keempat, HASMI mengimbau kepada aparat berwajib, baik dari pihak kepolisian, TNI, maupun keamanan lainnya agar mengusut dengan tuntas dan menegakkan hukum dengan adil kepada para pelaku teror bom.

Kelima, HASMI ajak semua elemen bangsa untuk bersatu dalam menjaga stabilitas keamanan di Indonesia

Keenam, HASMI meminta kepada simpatisan dan anggota HASMI serta masyarakat supaya tidak terpancing dengan isu-isu terorisme yang tak bertanggung jawab itu.

Siaran pers itu ditandatangani Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Harakah Sunniyah untuk Masyarakat Islami (HASMI) Dr M Sarbini, M.H.I yang berkantor di alamat Jalan Cimanglid Purnama, Sukamantri, Bogor, Jawa Barat. (*)

0 Response to "Kasus Teror Bom Sarinah Jakarta Diminta Diusut Tuntas"

Post a Comment