Bangkitku, Puisi Islami Karya Nur Isra Ahmad

Bangkitku
Puisi Nur Isra Ahmad

Terlalu sadis
Diriku teriris
Hatiku menangis
Hidupku tragis

Aku bangkit dengan sebuah harapan
Bongkahan doa yang dilantunkan
Sahabat sejati menemani kehidupan
Raga mulai tercerahkan

Terjerambab dalam episode masa lalu
Kadang tak mampu menjadikannya angin lalu
Terus berbenah ke arah-Mu
Hilang kesunyian di pelupuk mataku

Tuhanku
Izinkan aku tetap bersandar pada-Mu
Menjadikan-Mu satu-satunya tempat muara cintaku
Agar kemilau cahaya-Mu terus bersemayam dalam jiwaku

Makassar, 22 Februari 2016

Nur Isra Ahmad
Nur Isra Ahmad, Sejak duduk di bangku mahasiswa, penulis tertarik menggeluti dunia sastra dan karyanya pernah dimuat pada Koran Harian Amanah dan antologi bersama.

Saat ini, penulis adalah mahasiswa program doktor pada Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Selain itu, penulis juga aktif memberikan perkuliahan pada perguruan tinggi swasta di Makassar.

Penulis dapat dihubungi melalui ponsel 082344757530, atau email icaahmad00@gmail.com, atau akun Facebook Nur Isra Ahmad.

0 Response to "Bangkitku, Puisi Islami Karya Nur Isra Ahmad"

Post a Comment