Tarikat Tahfizh Quran Tematik Cetak Generasi Hafal Al-Quran

MALANG, Islamcendekia.com - Ahad, 12 Juni 2016 telah dilaksanakan pembukaan kegiatan Tarikat TQT di Perum Grand Taman Dau, Malang, Jawa Timur.

Tarikat TQT (Tadarrus dan Nyantri Singkat, Tahfizh Quran Tematik) adalah serangkaian kegiatan pondok Ramadhan yang dilaksanakan pada tanggal 13-22 Juni 2016 di rumah Bapak Pradana Boy di Jalan Tirto Taruno Gang IX/28 Klandungan, Landungsari, Malang. Kegiatan ini meliputi Kajian Aktual, Tahfizh Quran Tematik (TQT), dan Kajian Bahasa Arab al-Quran.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 orang, terdiri dari anak-anak dan dewasa. TQT for Kids dilaksanakan pada pukul 7.00-10.00 WIB, sementara Tarikat TQT untuk dewasa dilaksanakan mulai pukul 18.00-06.00 WIB.

Serangkaian kegiatan ini lebih difokuskan pada program TQT. TQT adalah sebuah metode menghafal al-Quran dengan cara mengumpulkan ayat-ayat yang berkaitan dengan tema tertentu. Seperti ayat-ayat tentang kisah nabi, orang sholeh, binatang, kejadian alam, sains, dan teknologi.

Tarikat Tahfizh Quran Tematik Cetak Generasi Hafal al-Quran

Metode ini menggunakan pendekatan multiple intelligences dan menyesuaikan dengan gaya belajar anak, yakni visual, auditori, dan kinestetik. Metode TQT dicetuskan oleh Ibu Lailatul Fithriyah Az-Zakiyah sekitar 2 tahun yang lalu. Melalui metode ini, anak lebih mudah dalam menghafal sekaligus memahami makna setiap ayat al-Quran.

“TQT, insya Alloh Hafal dan Paham, Yee”, itulah jargon dari metode TQT yang diucapkan dengan gerakan tangan penuh energi. Setiap peserta pun antusias mengikuti serangkaian kegiatan Tarikat TQT.

Anak-anak antusias menghafal ayat tentang Kisah Yunus di QS.As-Shaffat:139-148, QS. Al-Qalam: 48-52, QS. Al-Anbiya: 87-88, dan QS. Yunus: 98-103. Sementara peserta dewasa menghafalkan kisah Yunus dan Kisah Zakaria di QS. Maryam 1-15.

Di setiap pertemuan TQT selalu ada inovasi, khususnya untuk anak-anak. Untuk memudahkan dalam menghafal dan memahami, maka dapat divariasi untuk pelaksanaan metode ini, seperti dengan pemutaran video kisah Nabi, permainan ular tangga, tebak gambar, maupun menggunakan kata kunci.

Metode menghafal TQT terbukti sangat membantu para penghafal al-Quran dalam menghafal sekaligus memahami maknanya. Tepat pada tanggal 23 Juni 2016, dilaksanakan penutupan Munaqosyah TQT.

Munaqosyah berlangsung hikmat dan penuh haru. Dalam acara ini ditampilkan hasil kegiatan TQT selama 10 hari di atas panggung. Setiap anak menghafal ayat kisah Yunus di beberapa surat dengan kapasitasnya masing-masing.

Kemudian, dilanjutkan pertanyaan dari Ibu Lailatul selaku pengasuh dan para penonton secara bebas. Mereka bisa menjawab dengan sigap. Meskipun beberapa ada yang masih kurang tepat dikarenakan masih sedikit gugup di atas panggung.

Demikian pula TQT dewasa juga maju di atas panggung dan diberikan pertanyaan seputar kisah yang telah dihafal. Munaqosyah dilanjutkan dengan pemberian mahkota dari anak kepada kedua orangtuanya diiringi dengan serangkaian kata puitis menyentuh kalbu yang dilantunkan oleh Ibu Lailatul.

Masya Alloh, begitu mulianya al-Quran yang mudah dihafal untuk setiap hamba-Nya. Begitu hebatnya metode TQT yang sangat memudahkan kita dalam menghafal dan memahami ayat al-Quran. Semua jiwa tertunduk, meneteskan air mata haru mengiringi penutupan serangkaian kegiatan Tarikat TQT. (*/Eka Imbia Agus Diartika)

0 Response to "Tarikat Tahfizh Quran Tematik Cetak Generasi Hafal Al-Quran"

Post a Comment