7 Investasi Terbaik Menurut Islam, Al Quran dan Hadits

JAKARTA, Islamcendekia.com - Ada 7 investasi terbaik menurut Islam, Al Quran dan Hadits. Jenis investasi ini cocok untuk pemula, mahasiswa dengan modal kecil, jangka pendek, dan bisa dikatakan terbaik untuk masa depan saat ini.

Usaha/bisnis
Usaha, bisnis, atau berdagang adalah satu-satunya investasi terbaik sepanjang masa untuk masa depan, maupun saat ini. Nabi Muhammad Saw adalah sosok pemuda yang cerdas sekaligus jujur dalam berdagang, hingga namanya tersohor di berbagai pelosok jazirah Arab.

Berbekal dagang, Rasulullah Saw menjadi orang sukses, kaya raya pada zamannya. Nabi Muhammad memulai bisnisnya kecil-kecilan di Kota Mekkah. Yang dilakukan Baginda Rasulullah adalah kulakan atau beli barang dari pasar kemudian dijual lagi di pasar lainnya.

Keuletan, kerja keras, kejujuran, dan kepiawaiannya dalam berdagang membuat Nabi Muhammad Saw menjadi sosok pengusaha muda yang sukses. Kisah ini banyak ditemukan di berbagai riwayat hadits.
investasi terbaik menurut islam al quran dan hadits
Sampai saat ini, zaman modern, orang kaya rata-rata berasal dari pengusaha, businessman yang diawali dagang. Itulah kenapa Orang China / Tionghoa suka berdagang, karena menjadi salah satu kunci sukses dan investasi terbaik sepanjang masa, baik saat ini maupun masa depan.

Bagi Anda pemula, mahasiswa dengan modal kecil, bisa memulai dagang kecil-kecilan. Ingat, dagang tidak hanya berupa barang, tetapi juga jasa. Misalnya, menjual keterampilan, skill yang kita miliki.

Inilah alasan kenapa redaksi Islamcendekia.com menempatkan bisnis/usaha/dagang sebagai investasi terbaik menurut Islam. Nabi Muhammad sendiri adalah sosok pengusaha muda yang gemar berdagang. Itu satu-satunya investasi terbaik sepanjang masa, untuk pemula, mahasiswa, bisa jangka pendek dengan modal kecil, cocok untuk masa depan.

Dalam Al Quran Surat Al Ahzab ayat 21 disebutkan, "Sungguh telah ada dalam diri Rasulullah suri tauladan yang baik bagimu, bagi orang yang mengharap pertemuan dengan Allah dan Hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah." Maka contohlah investasi terbaik ala Nabi Muhammad Saw.

Menyewakan lahan
Anda punya lahan perkebunan, sawah, ladang, dan lainnya? Sewakan saja kepada seseorang dengan sistem bagi hasil. Ini yang dilakukan Nabi Muhammad Saw kepada umat Yahudi.

Dalam Hadits HR Bukhori Nomor 2329 dan Muslim Nomor 1551 dijelaskan bahwa Rasulullah Saw menyerahkan kebun kurma dan ladang daerah Khaibar kepada bangsa Yahudi. Mereka menggarapnya dengan biaya sendiri. Adapun perjanjiannya, Rasulullah Saw mendapatkan setengah dari hasil panennya.

Sungguh cerdas Nabi Muhammad. Pada abad ke-6 Masehi, sudah tahu investasi yang adil, jujur, seimbang, dan tidak berat sebelah. Ini yang kemudian dalam kajian studi ekonomi dan bisnis Islam dikenal dengan Mudharabah atau sistem bagi hasil.

Ternak hewan
Investasi terbaik menurut Islam selanjutnya adalah ternak hewan. Anda pasti tahu bila Baginda Rasulullah adalah penggembala kambing. Beliau juga punya puluhan hewan unta yang bila dirupiahkan sekarang mencapai angka ratusan juta untuk satu ekor.

Di Indonesia, ternak sapi jauh lebih menggiurkan. Bila Anda tidak sempat, Anda bisa serahkan kepada seorang peternak dengan sistem bagi hasil. Ada banyak pilihan Anda harus ternak, mulai dari sapi, kambing, hingga ayam.

Keuntungannya, Anda tidak termakan inflasi, untung banyak, dan bisa menjadi invetasi terbaik saat ini untuk masa depan Anda. Subhanallah.

Emas
Invetasi emas dalam Islam diperbolehkan. Karena, emas menjadi patokan. Namun, investasi ini tidak jangka pendek, tetapi jangka panjang.

Belilah emas batangan, bisa pegadaian, nanti bila harga emas naik, Anda bisa jual lagi. Namun, investasi butuh kecermatan, ketelitian dan kesabaran seperti menabung.

Properti
Jangan dikira Nabi Muhammad Saw tidak tahu properti. Pada zamannya, Baginda Rasulullah Saw sudah menyerahkan ladang daerah Khaibar untuk dikelola orang Yahudi. Hanya saja, namanya bukan properti.

Ingat, tanah adalah bagian dari properti. Jika sistemnya sekarang sewa dengan angka, misalnya sewa tanah, ruko, pertokoan, kos-kosan, dll, maka menurut Islam sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad Saw bentuknya diserahkan kepada orang.

Hasilnya, 50 persen untuk Nabi selaku owner, pemilik atau bos, dan 50 persen lagi untuk orang yang mengelola, termasuk dibebankan biaya operasional. Subhanallah!

Deposito syariah
Deposito adalah nasabah menyetor uang untuk diserahkan kepada lembaga keuangan seperti koperasi, bank dan lainnya. Nasabah mendapatkan bunga atau deviden, biasanya 12 persen setahun untuk koperasi, dan 5 sampai 7 persen untuk bank umum konvensional.

Beda halnya dengan deposito syariah yang dikelola dengan cara islami, bunga atau deviden yang diberikan bukan dalam bentuk bunga yang disepakati dari awal, tetapi berupa bagi hasil. Ini yang dikenal dengan Mudharabah.

Jadi, besar kecilnya nilai bagi hasil ditentukan seberapa untung lembaga keuangan dalam mengelola uang yang Anda setorkan. Dengan begitu, Anda bebas dari riba. Riba sendiri sangat dibenci dalam Islam.

Sedekah
Program sedekah sebagai sebuah investasi dipopulerkan Ustadz Yusuf Mansur, meskipun sebetulnya sudah lama tercatat dalam Al Quran maupun Sunnah / Al- Hadits. Hanya saja, wacana ini kemudian meledak setelah Ustadz Yusuf Mansur gencar memperkenalkan program investasi sedekah.

Dalam pandangan Islam, jelas disebutkan dalam Al Quran, Allah akan melipatgandakan rezeki seseorang dengan memberikan sedekah atau sodaqoh. "Orang yang menginfakkan harta di jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan 70 tangkai pada setiap tangkainya terdapat 100 biji. Allah melipatgandakan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui." Begitu bunyi Alquran Surat Al Baqarah ayat 261.

Itulah artikel tentang 7 investasi terbaik menurut Islam sepanjang masa, baik untuk masa depan, saat ini, untuk pemula, mahasiswa, jangka pendek dan panjang, dengan modal kecil maupun besar. Hal ini bisa menjadi inspirasi untuk membuat makalah, skripsi, tesis, disertasi ekonomi-bisnis selama mencantumkan sumber. (*)

0 Response to "7 Investasi Terbaik Menurut Islam, Al Quran dan Hadits"

Post a Comment