Sendang Kasihan Bantul, Tempat Cari Jodoh & Kecantikan di Jogja

SENDANG Kasihan adalah objek wisata religi yang berlokasi di Dukuh Kasihan, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Di tempat itu, banyak masyarakat yang meyakini bahwa sumber mata air yang ada di dalam sendang tersebut mengandung khasiat dan manfaat, seperti mencari jodoh.

Bahkan, orang yang kungkum, mandi atau berendam di sana diyakini akan menambah kecantikan, daya pikat kepada lawan jenis, hingga membuat tubuh dan wajah awet muda.

Sendang Kasihan Bantul Tempat Cari Jodoh Kecantikan di Jogja

Mitos itu tidak lepas dari sejarah dan asal-usul sendang kasihan yang dulu pada zaman Kerajaan Mataram dijadikan sebagai tempat bagi Roro Pembayun, putri Panembahan Senopati untuk mencari kecantikan ketika ingin memikat Ki Ageng Mangir.

Dalam sebuah acara televisi Dua Dunia yang ditayangkan di Trans 7, banyak makhluk gaib penunggu atau yang tinggal di sekitar sendang kasihan mengakui khasiat air yang ada di sana untuk kecantikan dan mencari jodoh.

Bahkan, Gede Gandi Naya, seorang indigo yang ditemani Anjar, seorang pelukis gaib melakukan visualisasi dan komunikasi kepada jin atau makhluk halus yang menjadi penunggu Sendang Pengasihan. Berikut ungkapannya di acara Dua Dunia.

"Ada penampakan sesosok anggota walisongo, dikawal ajudannya menggunakan pakaian adat khas Jawa, berkumis, kepala memakai tali iket," kata Naya yang mengindikasikan mirip Kanjeng Sunan Kalijaga atau Raden Umar Said.

"Dulu, ini tempat putri Kerajaan Mataram sedang mandi bersama pengawalnya. Berendam, bersila, pakai kemben pendek karena airnya dangkal."

"Mandi di sini supaya wajahnya cantik dan awet muda. Makanya, kemudian muncul mitos di sini, boleh mandi sini untuk cuci muka untuk kecantikan dan awet muda."

"Paling kuat itu untuk jodoh. Dulu, setelah mandi di sini, kelihatan wajahnya sangat cantik. Makanya, banyak orang berdatangan di sini untuk cuci muka," tutup Naya, setelah mengungkapkan hasil komunikasinya dengan makhluk gaib penunggu Sendang Kasihan di Desa Tamantirta, Kabupaten Bantul, Jogja tersebut.

Selanjutnya, banyak yang kemudian menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata spiritual-religi-mistis karena khasiat sumber mata air Sendang kasihan bisa memberikan unsur magis untuk memikat, kecantikan, awet muda, dan jodoh.

Yang kami tanyakan kepada redaksi islamcendekia.com, apakah tindakan semacam itu tidak syirik, menyekutukan Allah sehingga orangnya Musyrik. Padahal sebagai seorang Muslim, kita tahu bahwa syirik adalah dosa paling besar dalam agama Islam.

Mohon pencerahannya agar kita paham dan tidak terjerumus dalam lembah syetan dan Iblis yang terus menghembuskan jalan kesesatan bagi umat manusia. Mohon tanggapannya menurut pandangan atau perspektif ajaran Islam. -- Rangga, Jogja.

Jawab:
Terima kasih Rangga atas kirimannya. Kami berterima kasih, karena sebelumnya tidak tahu jika ada tempat semacam itu. Justru, ini bisa menjadi wawasan dan pembelajaran bagi kami.

Semoga jawaban yang kami berikan, mewakili redaksi islamcendekia.com cukup memuaskan, karena kami adalah manusia yang juga memiliki keterbatasan dalam berijtihad.

Hemat kami, syirik adalah perbuatan menyekutukan Allah. Padahal, kita tahu, Allah adalah Tuhan yang Maha Esa. Karena itu, syirik adalah doa besar yang tidak terampuni.

Dalam Al Quran Surat An Nisaa ayat 48 dijelaskan, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa, selain itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya."

Dalam Alquran Surat Al Maidah ayat 72 disebutkan, "Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, pasti Allah mengharamkan surga kepadanya."

Artinya, syirik adalah dosa terberat yang tidak diampuni, kecuali dengan taubat nasuha, sungguh-sungguh, tidak mengulangi perbuatannya lagi, kemudian dengan sepenuh hati dan ikhlas kembali menyembah Allah, dzat yang maha Esa.

Namun, perbuatan syirik itu tidak tampak, karena tempatnya berada di dalam hati. Maka, sesungguhnya yang tahu apakah kita syirik atau tidak adalah diri sendiri dan Allah.

Dalam kasus ini, seandainya ada seseorang yang mandi, berendam atau kungkum di sendang pengasihan dengan tujuan mencari ridha Allah, melalui lantaran sumber mata air yang diberkahi Allah itu, dan hatinya mantap kepada Allah dengan penuh keyakinan, sepertinya bukan hal syirik.

Maksudnya, dia yakin bahwa sumber mata air itu memang bisa cepat memberikan jodoh, membuat cantik dan awet muda, tapi dalam hati dia yakin bahwa yang memberikan itu semua adalah Allah, bukan penunggu, leluhur atau air itu sendiri.

Sebab, Allah biasanya memberikan sesuatu kepada hamba-Nya biasanya selalu menggunakan lantaran, bukan langsung seketika. Misalnya, ingin sembuh dari mencret, kita menjadikan daun jambu muda sebagai sarana obat kesembuhan mencret atas ridha Allah, maka kita akan sembuh.

Begitu juga dengan air di sendang pengasihan. Air itu bisa saja menjadi sarana atau lantaran bagi Allah untuk membuat manusia menjadi cantik, awet muda dan menemukan jodoh. Semuanya tergantung dari keyakinan manusia itu sendiri.

Namun, jangan sekali-lagi menjadikan air itu adalah satu-satunya dzat atau benda magis yang mengandung unsur tuah untuk membuat cantik dan awet muda. Yakinkan hati ini bahwa semua itu berasal dari Allah, bukan yang lainnya.

Mungkin itu jawaban yang bisa kami berikan. Bila ada kesalahan, mohon untuk dimaafkan. Atau, Anda bisa memberikan masukan melalui kolom komentar di bawah, atau mengirim artikel melalui email kami. Wallahualam bissawab.

0 Response to "Sendang Kasihan Bantul, Tempat Cari Jodoh & Kecantikan di Jogja"

Post a Comment