Sekolah Islam yang Setara SMP, Solusi atas Full Day School?

SEKOLAH Islam yang setara SMP adalah Madrasah Tsanawiyah (MTs), sebuah jenjang dasar pendidikan formal di Indonesia di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

MTs digadang-gadang sebagai solusi atas kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI yang menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) tentang lima hari sekolah dalam seminggu.

Sekolah Islam yang Setara SMP Solusi atas Full Day School

Permen itu mulai berlaku pada Juli 2017. Bukan tanpa alasan, Permen itu lahir sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang guru.

Banyak orang tua yang khawatir karena kebijakan itu akan membuat anaknya tidak bisa mengenyam pendidikan agama di Madrasah Diniyah (Madin) dengan baik pada sore hari.

Kenapa? Dengan pemberlakuan sekolah lima hari selama sepekan, berarti siswa akan belajar selama 8 jam sehari yang artinya tidak akan sempat belajar agama di Madin pada sore hari.

Karena itu, sejumlah orangtua yang punya anak duduk di bangku sekolah dasar (SD) rencananya akan disekolahkan di MTs, sekolah Islam setara SMP.

Apa perbedaan MTs dan SMP? Keduanya merupakan sekolah formal, mendapatkan ijazah dan bisa melanjutkan ke jenjang sekolah selanjutnya.

Perbedaanya, MTs berada di bawah naungan Kementerian Agama, sedangkan SMP berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan. Siswa yang belajar di MTs akan mendapatkan porsi pendidikan agama Islam yang lebih ketimbang SMP.

Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy seperti dikutip Islamcendekia.com dari Tempo, Minggu (18/6), memastikan bahwa kebijakan full day school (FDS) tidak akan mematikan madin.

Sebab, belajar 8 jam sehari tidak harus dilakukan di sekolah, tetapi bisa di luar kelas seperti kegiatan seni, olahraga atau keagamaan seperti di madin.

Dengan demikian, kebijakan full day school (FDS) justru akan memperkuat keberadaan madin dan sekolah informal lainnya.

Pihak sekolah diperkenankan bekerja sama dengan pihak madin, museum, sanggar seni, lembaga kursus, lembaga olahraga dan sebagainya untuk memenuhi belajar 8 jam sehari.

Bila pernyataan Mendikbud Muhadjir Effendy ini benar, maka orangtua yang ingin anaknya belajar agama Islam di madin tidak perlu risau.

0 Response to "Sekolah Islam yang Setara SMP, Solusi atas Full Day School?"

Post a Comment