Terlanjur Makan Mie Samyang U-Dong dan Rasa Kimchi, Hukumnya menurut Islam

Mie samyang U-Dong, rasa kimchishin ramyun black dan Ottogi Yeul Ramen ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengandung fragmen DNA spesifik babi.

Bagaimana nasib saya ustadz, seorang Muslim yang sudah terlanjur makan mie samyang rasa kimchi dan U Dong karena ketidaktahuan sebelum berita-berita itu muncul di media?

Apakah saya telah melakukan dosa besar karena telah makan mie instan samyang yang mengandung DNA babi, meski tidak tahu, sedangkan babi diharamkan dalam Al-Quran. Bagaimana menurut hukum Islam?

Mie samyang rasa kimchi yang paling saya sukai, karena enak dan sedap. Namun, saya kaget setelah muncul pemberitaan bahwa BPOM mengumumkan mie instan itu mengandung DNA babi. Mohon penjelasannya, terima kasih. -- Ahmad Madjid, Banten.

Terlanjur Makan Mie Samyang U-Dong dan Rasa Kimchi Hukumnya menurut Islam

Jawab
Ada empat produk mie instan samyang dari Korea yang dinyatakan positif mengandung DNA babi oleh BPOM, yaitu U-Dong, Nongshim Shin Ramyun Black, mie instan rasa Kimchi dan Ottogi Yeul Ramen.

Jika Anda pernah memakan satu di antara produk mie instan samyang tersebut karena unsur ketidaktahuan, ketidaksengajaan, maka tidak apa-apa.

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah, 1675, Al Baihaqi, 7/356 pernah bersabda: "Sesungguhnya Allah memaafkan umatku yang berbuat salah karena tidak sengaja, karena lupa, atau karena dipaksa."

Meski Anda pernah makan mie instan samyang yang mengandung babi yang jelas dilarang dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 173, "Sesungguhnya Allah mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi (khinjir), dan binatang yang disebut selain Allah."

Namun, karena ada unsur ketidaktahuan, maka menurut hukum Islam, Anda tidak apa-apa dan tidak berdosa. Dengan catatan, jangan diulangi lagi ketika Anda sudah tahu melalui pemberitaan di media massa.

Jika Anda masih menyimpan atau punya stok mie instan samyang yang ditetapkan BPOM mengandung babi di atas, sebaiknya jangan ragu untuk dibuang dan jangan dimakan. Sebab, Anda sudah tahu.

Jika sudah tahu, maka hukumnya haram dan berdosa jika masih nekat merebus dan memakannya. Dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 173 juga dijelaskan:

"Tapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya), sementara dia tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang."

Saran islamcendekia.com untuk Anda, Ahmad Madjid yang tinggal di Banten dan umat Muslim di Indonesia, sebaiknya periksa dulu sebelum membeli makanan di supermarket, apakah ada label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau tidak.

Kalau umat non-muslim, konsumsi makanan yang mengandung babi tidak haram. Namun, beda bagi pemeluk agama Islam, sebaiknya teliti dan cermati dengan melakukan pengecekan ada label halal atau tidak.

Sebab, mie instan samyang U-Dong, Nongshim Shin Ramyun Black, mie instan rasa Kimchi dan Ottogi Yeul Ramen yang beredar di market memang tidak berlabel halal. []

1 Response to "Terlanjur Makan Mie Samyang U-Dong dan Rasa Kimchi, Hukumnya menurut Islam"