Seandainya Jonru Ginting Jadi Presiden, Ini yang Mungkin Terjadi

Gambar Jonru Ginting for President

Siapa Jonru Ginting? Dia adalah aktivis media sosial yang kerap melontarkan kritik pedas kepada Presiden Jokowi. Dia juga dikenal sebagai seorang penulis, blogger, dan pengusaha di bidang penerbitan buku.

Di ILC, Jonru Ginting mendapatkan "skakmat" dari Akbar Faisal tentang dugaan ujaran kebencian, karena statusnya di media sosial yang menyebut orangtua Jokowi tidak jelas.

Akbar Faisal pun meminta kepada Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul yang hadir di ILC untuk memprosesnya secara hukum, karena dianggap ujaran kebencian.

Usai tampil di ILC, Jonru mengaku takut. Namun, bukan takut karena Akbar Faisal meminta polisi untuk memprosesnya secara hukum, tapi ia takut karena banyak pemirsa yang memuji penampilannya di ILC.

Sebab, ia ingin selalu rendah hati, tetap istiqomah dalam berjuang dan ikhlas Demi Allah semata dalam membela kemuliaan Islam.

Ia juga mengaku sebagai manusia biasa yang penuh dengan kekurangan. Jadi, alasan takut setelah tampil di ILC karena ia tidak ingin takhabur dan menjadi sombong karena mendapatkan banjir pujian dari netizen.

Seandainya jadi Presiden
Popularitas Jonru dari awal mengkritisi Jokowi hingga sekarang semakin melejit setelah tampil di ILC yang disaksikan seluruh pemirsa di Indonesia.

Bisa jadi, popularitas itu membawanya hingga menjadi presiden. Mungkinkah?

Kokok Dirgantoro melalui artikelnya berjudul "Jonru for President" di Mojok.co seperti yang dikutip Islamcendekia.com, Rabu (30/8) menjelaskan, ada beberapa positioning Jonru yang memiliki peluang mencalonkan diri sebagai Presiden.

Pertama, dia bisa meraup suara pemilih Prabowo. Suara Prabowo Subianto pada pilpres 2014 adalah 64 juta.

Jika diasumsikan 50 juta suara Prabowo memilih Jonru, 2/3 kemenangan sudah ada di tangan. Pertanyaannya: Apakah Prabowo mau?

Kedua, Jonru cukup mandiri sehingga anticukong. Dengan demikian, dia tidak akan dituduh sebagaimana yang kerap dituduhkan kepada Jokowi sebagai antek asing, antek China, antek Komunis, freemason, liberal, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, seandainya Jonru jadi presiden, ia bisa fokus untuk menyusun kabinet tanpa titipan. Dia akan membawa Indonesia menjadi negara yang bersih dan bebas korupsi.

Dengan analisa itu, profil Jonru akan menguat dengan target suara melalui positioning ini adalah antara 20 sampai 30 juta suara.

Ketiga, dia adalah sosok antitesa Jokowi. Dengan analisa, komentar dan pendapatnya yang cukup kritis, dia punya positioning yang cukup kuat sebagai pemimpin yang akan membawa perubahan untuk bangsa.

Pendukung Jokowi yang kecewa dengan kebijakannya, disebut Dirgantoro akan memiliki positioning yang lebih kuat. Jika ia mau sungguh-sungguh, bukan hal mustahil Jonru akan menjadi presiden.

Apa yang mungkin terjadi di Indonesia seandainya Jonru Ginting jadi presiden RI?

Mungkin saja Indonesia menjadi lebih islami ala madzab Jonru. Tidak ada lagi saracen. Sebab, dia melalui akun twitternya juga sempat berkomentar, "Kalo memang benar cinta damai, cinta NKRI, mau sama2 menjaga NKRI, sudahilah fitnah2 kalian terhadap ulama kami."

Tidak ada "cukong 8 cacing" di Indonesia. Dan Indonesia akan memiliki presiden yang tidak takut kepada siapapun, kecuali hanya Allah SWT.

Mungkinkah? Jawab komentar Anda di bawah!

0 Response to "Seandainya Jonru Ginting Jadi Presiden, Ini yang Mungkin Terjadi"

Post a Comment