KH Sahal Mahfudh Wafat, Indonesia Berduka

0
Islamcendekia.com – Sepeninggal
KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab disapa Gus Dur beberapa tahun yang
lalu, Indonesia kembali kehilangan ulama yang berpengaruh terhadap perkembangan
Islam di Indonesia. Tepat pukul 01.05 WIB dini hari, Jumat (24/1/2014), KH
Sahal mahfudh wafat. KH Sahal mahfudh menghembuskan nafas yang terakhir di
kediamannya, kompleks pesantren Mathali’ul Falah, Desa Kajen, Kecamatan
Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Pernyataan
resmi wafatnya KH Sahal mahfudh yang akrab disapa Mbah Sahal dinyatakan
sekretaris pribadi KH Sahal mahfudh Muhammad Najib kepada website resmi
Nahdlatul Ulama (NU Online) melalui telepon, Jumat (24/1) dini hari. Mengenai
rencana pemakaman, KH Sahal mahfudh akan dimakamkan di kompleks pesantren
Mathali’ul Falah pada pukul 09.00 WIB.
KH Sahal Mahfudh  wafat, Indonesia berduka

Langit media
sosial, baik Facebook maupun Twitter, dipenuhi duka sekaligus doa untuk
keselamatan dan kesejahteraan KH Sahal mahfudh. Jutaan Facebooker dan Tweeps
meluapkan rasa cintanya pada KH Sahal mahfudh melalui doa-doa yang dipanjatkan
dalam status Facebook dan ocehan Twitter.
KH Sahal
mahfudh adalah sosok ulama Indonesia yang banyak berkontribusi bagi
perkembangan pemikiran dan kemajuan dunia Islam di Indonesia. Mantan Pengurus
Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Rais Aam PBNU ini banyak mengarang kitab
fikih, baik yang dipublikasikan maupun yang tidak ingin dipublikasikan. “Banyak
tawaran internasional menerbitkan kitab-kitab fikih karangan KH Sahal mahfudh,
tetapi beliau menolaknya dengan alasan tertentu,” tutur Muchlisin, salah
seorang yang pernah menjadi santri pesantren Mathali’ul Falah.
Banyak kitab
dan buku karangan KH Sahal mahfudh yang dijadikan rujukan penelitian. Banyak peneliti
yang mengkaji pemikiran KH Sahal mahfudh yang kemudian dipublikasikan ke
berbagai publikasi ilmiah, baik jurnal, essai, paper, buku, hingga
artikel-artikel yang membanjiri dunia kepustakaan Islam di Indonesia. Salah
satu di antara pemikiran KH Sahal mahfudh yang populer adalah Fiqih Sosial.
Kealiman KH
Sahal mahfudh membuat sosoknya yang “mendunia” selalu dilibatkan dalam
penetapan hukum Islam. Wafatnya KH Sahal mahfudh membuat Indonesia berduka,
kehilangan sosok ulama yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan dan
kemajuan Indonesia.
Warga
yang ingin bertakziah
Sebagaimana
dilansir dari Nu Online, sekretaris pribadi KH Sahal mahfudh, Muhammad Najib,
menghimbau agar warga yang ingin bertakziah agar melalui jalan jalur alternatif
mengingat sepanjang jalan menuju jalan utama kediaman KH Sahal mahfudh di Pati
terkena banjir. “Kalau dari Semarang dan Demak lebih baik lewat Purwodadi,
sedangkan dari Surabaya lebih baik lewat Bojonegoro atau Cepu,” ujar Najib.
Selama jalan melalui Kudus atau Rembang masih terkena banjir, warga sebaiknya
melalui jalur yang disarankan Muhammad Najib sebagai sekretaris pribadi KH
Sahal mahfudh.
Sepeninggal KH
Sahal mahfudh, diharapkan Indonesia kembali bisa melahirkan sosok-sosok seperti
KH Sahal mahfudh yang berkontribusi memajukan Indonesia dan dunia.
(Lismanto/IslamCendekia)
Gambar: gusmus.net

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan