Tentang Perbuatan Pidana dan Tindak Pidana

0

Perbuatan pidana yang dilarang oleh suatu aturan hukum larangan yang mana
disertai ancaman (sanksi) yang berupa pidana tertentu bagi barangsiapa yang melanggar larangan tersebut. Ada lain istilah
yang dipakai dalam hukum pidana, yaitu “tindak pidana”.


Istilah tindak pidana, karena timbulnya dari pihak kementrian
kehakiman, sering dipakai dalam perundang-undangan. Adanya perbedaan pendapat
mengenai penggunaan kata “tindak pidana” atau “perbuatan
pidana”.


Ada juga istilah-istilah yang pernah digunakan baik dalam
perundang-undangan yang ada maupun dari berbagai literatur hukum sebagai
terjemahan dari istilah strafbaar feit adalah: Tindak Pidana, Peristiwa Pidana,
Delik, Pelanggaran Pidana, Perbuatan yang boleh dihukum, perbuatan yang dapat
dihukum, dan perbuataan pidana.


Perbuatan pidana memiliki beberapa unsur yang tanpa kehadiran unsur
tersebut maka perbuatan pidana tidaklah bisa disebut sebagai delik atau
perbuatan pidana. Pertama, perbuatan pidana merupakan perbuatan manusia. Kedua,
bersifat melawan hukum. Kedua unsur inilah yang disepakati oleh hampir seluruh
sarjana hukum.


Selain itu ada beberapa unsur penting yang meski tidak disepakati oleh
seluruh sarjana, namun merupakan bagian penting dari perbuatan pidana. Pertama,
kesalahan baik berupa kesengajaan ataupun kelalaian. Kedua, hal ihwal yang
terdapat dalam rumusan KUHP yang tanpa adanya keadaan tersebut sebuah perbuatan
pidana tidak dihitung pernah terjadi.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan