Sejarah Pre Wedding

0
Pre Wedding Hamidulloh Ibda

SEMARANG, Islamcendekia.com – 

Pre Wedding atau sering disebut Prewed dapat diartikan sebagai
serangkaian kegiatan foto-foto sebelum acara pernikahan. Foto tersebut biasanya
digunakan untuk sampul undangan pernikahan dan dipajang saat acara resepsi
pernikahan.
Dalam kaca mata fotografi yang lebih populer sebenarnya Pre Wedding
Photography, bukan Prewedding atau Prewed. Namun karena untuk mempersingkat
pengucapan, yang lebih populer adalah Prewed.
Arbain Rambey sebagai fotografer senior pernah mengritik idiom Pre Wedding sebenarnya salah
kaprah. Pasalnya, dalam bahasa Inggris adalah Pre Wedding Photography. Akan tetapi, hal itu tidak terlalu
menjadi masalah, karena dalam kaca mata linguistik, Pre Wedding merupakan
serapan dan wujud impor bahasa. Menurut teori Barat, istilah Prewed
lebih cocok diganti Engagement Photo.
Terlepas dari itu, Ahmad Abror salah satu fotografer Copy Lens Walisongo
Semarang menyatakan Prewed merupakan budaya yang muncul karena industri
fotografi menawarkan pengabadian foto sebelum pernikahan. “Foto Prewed itu
adalah pilihan bagi pasangan yang mau menikah, karena tidak semua orang
melakukan Prewed,” katanya.
Dalam kaca mata filologi, Prewed sebenarnya hanya masalah budaya yang ingin
mengabadikan momentum indah sebelum pernikahan. Sehingga, menjadi kebiasaan
bagi para muda-mudi melakukan foto sebelum pernikahan berlangsung. Ada yang
berupa foto, video, buku dan sebagainya. “Pre itu artinya sebelum, sedangkan wedding adalah pernikahan, jadi sudah lazim disebut Prewed”, katanya.
Hal itu juga dilakukan Hamidulloh Ibda selaku penulis buku. Ia rela menulis
buku untuk dijadikan mahar ketika pernikahannya. Mahasiswa Pascasarjana Unnes
ini menulis buku berjudul Stop Pacaran Ayo Nikah sebagai mahar pernikahannya
nanti pada 7 Juni 2014. “Mau Prewed atau tidak, hal itu pilihan dan keputusan
pribadi. Yang penting momentum sebelum dan sesudah pernikahan harus
membahagiakan pasangan,” tuturnya.
Menurut Ibda, Prewed merupakan wujud cinta dan melakukan pengabadian
momentum indah sebelum pernikahan. Hal itu juga bisa digunakan untuk
melambangkan kasih sayang kepada pasangan.

(Oct. Devi)

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan