Buku Stop Pacaran Ayo Nikah akan Dibagikan Gratis pada 7 Juni 2014

0

BLORA, Islamcendekia.com  – Buku Stop Pacaran, Ayo Nikah! yang
ditulis Hamidulloh Ibda akan dibagikan gratis pada pernikahannya pada
Sabtu, 7 Juni 2014. Menurut Ibda yang juga Pemimpin Redaksi Islamcendekia.com,
buku tersebut merupakan hadiah khusus yang akan dijadikan mahar pada saat
pernikahannya nanti. “Buku ini, Saya tulis sebagai motivasiku untuk segera
menikah, awalnya banyak kontroversi karena Saya belum nikah tapi sudah nulis
buku tentang nikah,” tutur Ibda yang juga mahasiswa pascasarjana Unnes.
Menurut Ibda, buku tersebut merupakan salah satu
karya yang sebenarnya digunakan untuk konsumsi pribadi, yaitu untuk mahar
pernikahannya. “Namun karena banyak teman yang minta dan mau membeli, ya
akhirnya Saya komersilkan,” ungkap Direktur Forum Muda Cendekia (Formaci)
Jateng itu.
Sebenarnya, lanjut Ibda, menulis buku memang lebih
utama menikah dulu. “Tapi, jika menulis buku tentang Tuhan, maka tak perlu kita
jadi Tuhan dulu,” tuturnya pada Islamcendekia.com. Namun,
ada alasan sendiri yang dimiliki Ibda, yaitu karena sudah banyak teman dan dari
penerbit ingin segera menerbitkan buku setebal 115 halaman itu. 
“Dulu, cita-cita Saya ya ingin tak terbitkan
bertepatan pas Saya nikah, jadi pas nikah tak jadikan mahar. Namun karena dari
penerbit menilai buku itu bagus dan ngepop, maka diterbitkanlah 1 Januari 2014,
padahal nikah Saya kan 7 Juni 2014,” jelasnya.
Jadi, lanjut Ibda, meskipun Saya belum nikah, tapi
tak masalah. “Wong daftar pustakanya juga jelas, jadi buku itu artinya tidak
ngawur dan pengantar isinya juga seorang doktor, jadi ya sudah teruji lah,”
tuturnya. Apalagi, lanjut Ibda, sebenarnya sebelum penulisan buku itu, Saya
juga sudah berdiskusi dengan bapak Saya yang juga pegawai KUA serta KAUR Kesra
Dukuhseti, Pati. “Selain itu, Saya juga sudah mendapat dukungan dari KUA
Dukuhseti, Pati, jadi karena itu Saya semakin termotivasi menulis buku
tersebut.
Awalnya, buku ini tidak berjudul Stop Pacaran, Ayo
Nikah! tapi Hitam Putih Pacaranku. “Jadi, Stop Pacaran, Ayo Nikah! itu
sebenarnya motivasi pada diri Saya sendiri, itu pesan dan refleksi dari diri
Saya sendiri,” ungkap mantan aktivis LAPMI Tuntas Semarang itu.
“Buku ini, alhamdulillah diedit teman Saya,
Lismanto. Ia mendapat Juara I dari LP2M Award dengan predikat Peraih Skripsi
Terbaik IAIN Walisongo tahun 2014,” tuturnya. Skripsi tersebut membahas tentang
zina lajang yang saat ini marak.
Buku kedua yang ditulis Hamidulloh Ibda ini juga
sudah pernah dibedah di berbagai tempat. Mulai dari di Lembaga Pers Mahasiswa
Islam (LAPMI) Tuntas Semarang, di Forum Muda Cendekia (Formaci) Jateng, di
Universitas Negeri Semarang, di HMI Cabang Semarang, serta dibedah internal
bersama Lentera Aksara dan Islamcendekia.com. Buku yang dicetak Lintang
Rasi Aksara Books dan Lentera Aksara ini juga dipuji oleh GS2 Unnes karena
bagus isinya menarik. “Setidaknya sudah pernah di bedah di beberapa tempat,
Saya sudah tahu kekurangan dan kelebihannya, baik secara substansi maupun
redaksi,” ungkapnya.
Pokoknya, lanjut Ibda, Saya mohon doa restu saja
lah. “Jika teman-teman aktivis dan semua kenalan Saya, teman dan kolega, Saya
akan berikan buku itu gratis,” pungkasnya.
Sesuai rencana, pernikahan Hamidulloh Ibda dengan
Dian Marta Wijayanti akan berlangsung pada Minggu 1 Juni 2014. Sedangkan
resepsi pernikahan akan berlangsung pada Sabtu 7 Juni 2014 di desa Tambahrejo,
Tunjungan, Blora, Jawa Tengah. Pada resepsi pernikahan 7 Juni 2014 nanti, akan
ada beberapa hiburan khas Blora yang disuguhkan untuk masyarakat, yaitu Seni
Barong, Karawitan dan Pagelaran Wayang Kulit. Bagi semua yang kenal Hamidulloh
Ibda dan Dian Marta Wijayanti diharapkan hadir dalam pernikahan tersebut.
Pewarta: Achmad
Hasyim.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan