Lembaga Pers Mahasiswa Islam Harus Aktif Gandeng Media Massa

0

SEMARANG, Islamcendekia.com – Lembaga Pers
Mahasiswa Islam atau Lembaga Pers Mahasiswa secara umum harus aktif menjalin
kerja sama dengan media massa, baik itu cetak, online atau pun televisi. Hal
itu disampaikan Hamidulloh Ibda mantan Direktur Utama Lembaga Pers Mahasiswa
Islam (LAPMI) Tuntas Cabang Semarang.
Menurut Ibda, kerja sama itu bis berbentuk
apa saja, baik penggalian informasi, dan merumuskan visi-misi untuk mengawal
kebijakan pemerintah. “Selama ini kan para aktivis pers kebingungan
setelah lulus jadi aktivis, padahal jika banyak relasi, untuk bekerja di suatu
media itu sangat mudah. Bahkan kita tidak melamar pun ditawari kerja,”
tuturnya.
“Dulu, waktu Saya masih menjabat
sebagai Direktur Utama LAPMI Tuntas, Saya sudah menjalin kerja sama dengan Warta
Jateng, NU Online, Kandang Design, Kalam Nusantara dan sebagainya,”
jelasnya. Maka dari itu, menurut Ibda sangat eman-eman jika masih menjadi
aktivis tak mampu memanfaatkan posisi tersebut. Pasalnya, menjadi aktivis itu
tidak bisa dilakukan semua mahasiswa.
Ibda yang juga Pemimpin Redaksi Islamcendekia.com
dan Pemimpin Umum Harianjateng.com selaku membuka kesempatan lebar bagi
aktivis pers mahasiswa untuk bekerja sama. “Kerja sama di sini tidak hanya
formalitas menjadi pemateri diskusi atau training, namun bisa kerja sama dalam
bentuk kerja konkret lewat kegiatan jurnalistik,” tandasnya.
Lembaga Pers
Mahasiswa tidak hanya menjalin komunikasi kepada Lembaga Pers Mahasiswa
lainnya. Namun yang paling penting juga menjalin kerja sama dengan media massa,
organisasi pers seperti AJI, PWI dan sebagainya. “Jika sudah akrab dan menjadi
kolega jurnalistik, Saya kira ketika aktivis pers mahasiswa ada gagasan akan
mudah tersalurkan lewat media massa tersebut. Karena kekuatan yang
terorganisasi itu lebih kuat daripada kekuatan individu,” pungkasnya.

Reporter dan Editor: Achmad Hasyim.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan