Benarkah Puasa Ramadan Menyehatkan?

0

ISLAMCENDEKIA.COM – Selama ini, umat Islam meyakini bahwa
puasa Ramadan menjadi wahana menyehatkan fisik dan rohani. Banyak riset yang
sudah dilakukan dan meneliti kebenaran manfaat puasa bagi ketahanan fisik.
“Jika Anda mencari artikel di internet, pasti sudah banyak yang
menjelaskan manfaat puasa, baik untuk jasmani maupun rohani,” tutur Dewi Ayu
Jamilah, peneliti kesehatan STIKES Cendekia Utama Kudus. Menurutnya, puasa
menyehatkan jasmani dan rohani
sudah dikaji banyak peneliti dan ilmuwan. Bahkan,
fakta terakhir menyebutkan bahwa puasa mampu mencerdaskan otak dan memacu
kecerdasan seorang manusia.
“Selain menyehatkan, puasa juga mampu membuat otak menjadi
cerdas. Hal itu sudah terbukti dengan adanya banyak buku dan penelitian di
kampus-kampus,” jelas Dia.
Hal itu juga diabadikan dr. Allan Cott dalam bukunya “Fasting:
The Ultimate Diet dari Amerika Serikat.” Dokter Allan menyatakan penelitian
dari para ilmuwan memang ada korelasi puasa dan perbaikan kualitas fisik dan
mental. Dalam buku best seller itu,
dokter Allan juga menjelaskan secara detail manfaat puasa bagi kesehatan. Jadi
tidak alasan bagi umat Islam untuk tidak berpuasa karena alasan lemas dan
sebagainya.
Senada dengan itu, peneliti Psikologi Unnes, Nailul
Mukorobin juga menjelaskan puasa Ramadan sangat berdampak positif bagi kondisi
jiwa manusia. “Ketika orang puasa, ia tenang dan perutnya kosong. Ketika saat
itulah, kita harus memberi sugesti positif bagi orang yang sakit jiwa. Jika sudah
diberi sugesti, ia akan sembuh lambat-laun,” jelasnya.

Puasa itu memang banyak manfaatnya. “Nah, kita harus petakan, sehat itu kan ada 2 macam, sehat jasmani dan rohani. Puasa, itu justru menyehatkan kedua hal itu. Ini sangat luar biasa jika kita mau menelitinya lebih dalam lagi,” ujar Nailul.

Hamidulloh Ibda, Penulis Buku, juga menjelaskan berbagai
macam manfaat puasa bagi kesehatan. “Puasa itu akan menjadikan orang menahan
dari segala hal. Mulai dari marah, lapar, nafsu birahi, dahaga dan sebagainya. Puasa juga menjadi media yang bisa mengendalikan bad mood dan menahan depresi datang,”
tuturnya.
Tahun 2012, lanjut Ibda, Saya pernah menulis artikel di
Koran Wawasan berjudul “Benarkah Puasa Menyehatkan?” Yang intinya membedah
rahasia dan mitos puasa bisa menyehatkan fisik dan rohani. “Ternyata, dari
penelitian Saya dari tahun 2012 menyebutkan bahwa puasa akan menjadikan orang
sehat, terutama sehat jiwa. Dengan berpuasa, orang akan mencapai titik
ketenangan luar bisa. Tapi jika tidak kuat, Saya yakin mereka justru akan
melampiaskan nafsu makan tinggi daripada seperti hari biasanya,” pungkas Dia.
“Jika tak percaya dengan  hal ini, maka berpuasa lah. Jika percaya, lanjutkan. Jika ragu, maka berpuasa lah. Intinya, ragu, yakin dan percaya, Anda harus berpuasa,” tandas mahasiswa Pascasarjana Unnes itu.
Reporter dan Editor: Achmad Hasyim. Foto: Internet Warna.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan