Inilah Beberapa Dosa Besar Mahasiswa

0

SEMARANG,
ISLAMCENDEKIA.COM – Saat ini, budaya menulis karya
ilmiah, artikel, cerpen, esai, dan karya ilmiah lainnya di kalangan mahasiswa
mulai luntur bahkan mati. Padahal, menulis menjadi kewajiban mahasiswa yang
harus diabadikan. Salah satu penyebabnya adalah masuknya globalisasi dan
modernisme buta yang “mengikis” budaya tulis mahasiswa. Bahkan, saat ini
mahasiswa lebih mengutamakan menulis status di facebook, twiter, dan jejaring
sosial lainnya daripada menulis karya ilmiah.
Lalu, apa saja dosa besar mahasiswa?
Maka dari itu, menurut Hamidulloh Ibda, penulis buku, mahasiswa harus introspeksi diri dan mulailah menulis sesuatu
positif sekarang juga. Pasalnya, menulis merupakan “keniscayaan” bagi mahasiswa.
“Menulis
seharusnya bukan menjadi paksaan, namun harus dijadikan sebagai makanan pokok
setiap hari. Di waktu pagi, sore, dan siang harus menulis layaknya kita
makan. Itulah ciri khas budaya kaum akademis,” ujar Ibda.
Sebenarnya, menurut Ibda,
dosa besar mahasiswa sangat banyak dan tak terhitung. “Namun yang paling utama
adalah malas menghidupkan kegiatan akademik, berbau intelektual dan mengasah
teori dan wacana,” ujarnya.
Ibda yang juga mantan
Direktur Utama Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Tuntas Cabang Semarang
menjelaskan beberapa dosa besar mahasiswa. “Ingat, dosa
besar mahasiswa adalah malas belajar, membaca, diskusi, dan malas menulis,” terangnya. Akankan
mahasiswa akan tetap malas menulis? Itu pilihan anda. Jika tidak mahasiswa yang
menulis ide-ide cemerlang untuk perubahan bangsa, lalu siapa lagi? Karena tak
mungkin tukang cendol, tukang parkir, dan para pengemis yang menulis untuk
perubahan bangsa. Itu mustahil terjadi. Maka, menulislah sekarang juga.

Reporter dan Editor:
Achmad Hasyim.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan